Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Desember 2018 | 14.10 WIB

Takut Kolesterol? Makan Nasi Padang Tetap Sehat dengan 4 Cara Ini

ujung jari - Image

ujung jari

JawaPos.com - Siapa tak suka nasi padang? Bumbunya yang gurih dan khas hingga sambal ijo yang nikmat, membuat siapa saja lahap menyantapnya. Apalagi jika dihidangkan dengan panas-panas. Tapi, tunggu dulu. Sebelum melahapnya, pernahkah menghitung berapa kalori dan kolesterolnya?


Kelezatan nasi padang makin bertambah jika menyantapnya pakai tangan tanpa sendok. Cara penyajikannya juga khas dengan lauk pauk disajikan dalam piring-piring kecil dan langsung disediakan di meja makan disertai sebakul nasi panas atau semangkuk nasi.


Dari sudut kesehatan, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB mengulas lezatnya nasi padang dalam aplikasinya 'Apa Kata Dokter'. Nasi padang selalu dihubungkan dengan makanan tinggi lemak dan kolesterol serta mengandung banyak purin yang dapat meningkatkan kadar asam urat darah.


"Tetapi sebenarnya kalau kita tahu bagaimana kita secara bijaksana makan nasi padang, kita tetap bisa menikmatinya dan tetap sehat," ungkapnya, Senin (24/12).


Ada hal yang memang harus diperhatikan, bahwa masakan Padang yang disajikan di restoran Padang dalam bentuk jeroan dan seafood. Belum lagi masakan Padang diulang-ulang untuk dipanaskan.


Gulai masakan Padang yang lezat tersebut akan banyak mengandung kadar lemak jenuh yang berisi kadar kolesterol tinggi. Pada akhirnya akan meningkatkan kadar kolesterol jahat (kolesterol LDL) misalnya rendang atau gulai ayam atau kambing yang dipanaskan berulang-ulang, jelas kadar kolesterolnya akan semakin tinggi.


Cara Menyantap Nasi Padang Agar Tetap Sehat


1. Tambah Sayuran


Masakan Padang sebagian besar mengandung kadar kolesterol tinggi, tetapi dalam setiap hidangan makanan di rumah makan Padang selalu juga dihidangkan sayur-sayuran mentah. Misalnya mentimun dan rebusan daun singkong.


"Serat yang terkandung dalam kedua sayuran ini dapat membantu mengurangi asupan kolesterol di usus halus," kata dr. Ari.


Pada umumnya kedua macam sayuran ini selalu tersedia di rumah makan Padang. Bumbu yang menjadi penyedap rasa dalam kandungan makanan Padang ternyata mengandung anti oksidan yang tinggi untuk menetralkan racun yang ada di dalam tubuh kita.


2. Batasi Lauk


Usahakan hanya mengosumsi 1 macam lauk. Satu hal lagi yang kadang perlu diperhatikan adalah kadar garam yang tinggi.


"Lidah kita bisa mengukur asin atau tidaknya makanan tersebut. Kurangi makanan yang terlalu asin, sudah ada penelitiannya bahwa makanan Padang aman asal tidak berlebihan dikonsumsi," tegasnya.


3. Tutup Dengan Buah

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore