
Tri Astuti (34) setia mendampingi putranya yang sedang menjalani perawatan di RS Amanah Umat Purworejo. (Istimewa)
JawaPos.com – Di samping ranjang perawatan, Tri Astuti (34) tampak setia mendampingi putranya yang sedang menjalani perawatan di RS Amanah Umat Purworejo. Perempuan yang berprofesi sebagai guru dan berdomisili di Desa Baledono, Kabupaten Purworejo, tersebut merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN).
Di tengah rasa cemas melihat kondisi sang buah hati, Tri bersyukur putranya dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan melalui Program JKN. Selama menjalani perawatan, ia merasakan pelayanan yang diberikan rumah sakit berjalan dengan baik. Keramahan perawat, komunikasi dokter yang jelas, serta suasana pelayanan yang nyaman membuat dirinya merasa lebih tenang mendampingi proses penyembuhan anaknya.
"Pelayanannya sangat baik. Perawatnya ramah, dokter juga menjelaskan dengan baik sehingga saya merasa lebih tenang," ungkap Tri.
Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, Tri juga merasakan manfaat dari kehadiran petugas BPJS SATU (BPJS Kesehatan Siap Membantu) di rumah sakit. Melalui kegiatan Customer Visit, petugas BPJS Kesehatan menyempatkan diri mengunjungi peserta untuk memastikan pelayanan Program JKN berjalan dengan baik sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan kebutuhan maupun kendala yang dirasakan selama menjalani perawatan.
Bagi Tri, kehadiran petugas BPJS SATU memberikan rasa nyaman karena ia dapat memperoleh informasi secara langsung. Petugas dengan ramah mendengarkan dan memberikan penjelasan terkait pelayanan Program JKN yang dibutuhkan selama putranya menjalani perawatan.
"Saya merasa terbantu karena ada petugas yang datang dan menanyakan kondisi serta pelayanan yang saya terima. Kalau ada yang belum saya pahami, bisa langsung ditanyakan dan dijelaskan," tutur Tri.
Menurutnya, keberadaan BPJS SATU menjadi bentuk perhatian kepada peserta yang sedang menjalani pelayanan di rumah sakit. Pendampingan tersebut membuat peserta tidak merasa sendirian ketika membutuhkan informasi mengenai Program JKN.
"Kehadiran BPJS SATU sangat membantu. Penjelasannya mudah dipahami, jadi saya lebih tenang mendampingi anak selama dirawat," tambahnya.
Kehadiran BPJS SATU merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan dalam mengoptimalkan peran petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di rumah sakit. Petugas tidak hanya memberikan informasi dan edukasi kepada peserta, tetapi juga menerima serta menindaklanjuti pengaduan dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit apabila terdapat hal yang perlu ditangani.
Bagi Tri, pelayanan yang baik bukan hanya tentang mendapatkan perawatan kesehatan, tetapi juga memperoleh informasi dan pendampingan ketika membutuhkan bantuan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022