
Salah satu strategi ampuh mengurangi scroll media sosial saat Ramadhan adalah digital detoks (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperkuat ibadah, evaluasi diri dan meningkatkan kualitas hidup. Namun tidak dipungkiri, banyak orang merasa terjebak pada kebiasaan scroll media sosial berlebihan yang justru mengurangi fokus ibadah.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas salah satunya meningkatnya kecemasan dan depresi.
Selain itu, riset kesehatan menunjukkan bahwa membatasi waktu media sosial saja tanpa harus berhenti sepenuhnya itu sudah cukup untuk menurunkan gejala depresi.
Selama Ramadhan, tentunya kita dianjurkan fokus dengan ibadah, refleksi diri dan kegiatan bermakna lainnya. Artinya sudah seharusnya kita mengurangi scroll media sosial tanpa tujuan saat berpuasa.
Artikel ini membahas 6 strategi praktis berdasarkan riset psikologi, kesehatan dan perilaku digital untuk membantu Anda mengurangi scroll media sosial saat berpuasa sehingga fokus dan kualitas ibadah meningkat sebagaimana dilansir dari MDPI Journal, Selasa (17/2) :
Tips pertama yang paling mudah untuk mengurangi scroll media sosial adalah menetapkan batasan waktu yang jelas.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengurangi waktu penggunaan media sosial saja sudah cukup membantu mengurangi depresi tanpa perlu berhenti sepenuhnya.
Untuk menerapkan tips pertama ini, Anda bisa menggunakan fitur bawaan smartphone atau aplikasi pihak ketiga untuk melacak dan membatasi durasi harian scroll media agar tidak menghabiskan waktu penting saat puasa.
Tidak bisa dipungkiri bahwa notifikasi otomatis dari aplikasi media sosial bisa menjadi pemicu utama scroll tanpa tujuan karena penasaran dan menarik perhatian otak secara terus-menerus.
Dengan mematikan atau menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, Anda otomatis mengurangi distraksi yang dapat mengganggu fokus ibadah,tugas sekolah atau pekerjaan saat puasa.
Riset kesehatan menjelaskan bahwa digital detox yaitu memberi jeda dari media sosial setiap hari dapat meningkatkan mood dan kualitas tidur sehingga tips ketiga ini sangat bermanfaat untuk Bulan Ramadhan.
Digital detox tidak harus drastis artinya Anda bisa memilih jam tertentu seperti saat sahur,setelah tarawih atau sebelum tidur sebagai waktu tanpa gadget untuk fokus ibadah seperti dzikir atau tadarus Al-Qur’an.
Tips selanjutnya adalah sebelum membuka aplikasi sosial media, tetapkan dulu niat atau tujuan yang spesifik. Misalnya mengecek pesan penting atau informasi tertentu sehingga Anda tidak terjebak pada scroll tanpa arah.
Strategi ini ampuh membantu mengurangi scroll berlebihan karena Anda sudah memiliki tujuan yang jelas dan waktu yang tepat untuk melakukannya.
Strategi lain yang bisa Anda terapkan agar tidak scroll berlebihan adalah mengalihkan waktu scroll ke aktivitas yang lebih bermakna seperti membaca Al-Qur'an, berdzikir atau membaca buku inspiratif selama Ramadhan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
