Masjid Cut Meutia tampak dari depan. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Waktu menunjukkan pukul 16.12 WIB. Lantunan tadarus Al-qur'an menggema di tengah hiruk-pikuknya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saat para pekerja mulai berangsur meninggalkan aktivitasnya. Suara ayat-ayat Al-qur'an itu datang dari pengeras suara Masjid Cut Meutia yang berada di dekat Stasiun Gondangdia.
Masjid itu dahulu merupakan kantor pos peninggalan kolonial Belanda. Seiring berjalannya waktu, bangunan tua itu berfungsi menjadi pusat syiar agama Islam di tengah kota Jakarta. Tak seperti masjid pada umumnya, fasadnya tidak berkubah, tidak pula memiliki halaman luas.
Masjid bekas gedung NVDE Bauplo itu berdiri sejak 1912. Melalui Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 5184/1987 tertanggal 18 Agustus 1987, yang saat itu Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh R Soeprapto sebagai Gubernur ke-9 yang menjabat sejak 1982-1987, secara resmi dialihfungsikan menjadi masjid, tempat beribadah agama Islam.
"Iya kantor pos ini zaman Belanda dulu,” kata salah satu pengurus Masjid Cut Meutia, William Gunadi Syarief, saat berbincang dengan JawaPos.com, Selasa (24/2).
Jejak masa lalu itu masih terasa dari bentuk gedung yang kokoh dan jendela-jendela besar yang mengitari ruang utama. Alih fungsi bangunan ini bukan sekadar perubahan fisik, melainkan juga perubahan ruh, dari pusat distribusi surat menjadi pusat distribusi nilai-nilai keislaman.
Bentuknya yang menyerupai gedung perkantoran justru menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan suasana berbeda bagi para jamaah yang beribadah di Masjid Cut Meutia.
"Keistimewaannya pasti yang pertama, tipe bangunannya ya, iya kan. Karena masjid biasanya berkubah gitu kan, terus kayak posisinya lega gitu kan. Ini yang kita kayak gedung-gedung ini kan gedung kantor tadinya kan gitu," ungkapnya.
Dari bekas kantor pos menjadi pusat syiar, Masjid Cut Meutia membuktikan bahwa dakwah bisa hadir dengan wajah yang adaptif. Di dalamnya, aktivitas keagamaan berlangsung intens, terutama saat memasuki bulan suci Ramadhan.
"Ini sedang tadarus sekaligus tahsin perbaikan baca Al-qur'an gitu. Karena kan bagaimanapun salah satu keutamaan dan mukjizat Islam itu kan Al-qur'an, dan semua tidak ada yang berdebat soal Al-qur'an," tuturnya.
Bangunan area dalam masjid yang difungsikan untuk shalat. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
Tidak hanya pembekalan secara rohani, Masjid Cut Meutia juga menyediakan buka puasa atau iftar bagi para jamaah. William mengungkapkan, lebih dari 1.000 porsi disiapkan bagi para jamaah yang memilih untuk berbuka puasa di Masjid Cut Meutia.
Program lainnya yang dihadirkan Masjid Cut Meutia saat Ramadhan yakni Pesantren Kilat atau yang disebut dengan I’tikaf Camp.
Program ini difasilitasi pada 27 Februari sampai dengan 1 Maret 2026. Menurutnya, para peserta akan mengikuti kegiatan tiga hari dua malam, nantinya akan menginap di Sofyan Hotel, yang berada tepat di depan masjid.
“Menginapnya di Hotel Sofyan, karena Hotel Sofyan juga kerja sama sama kita juga kan. Itu yang lain dari yang lain, menginap di hotel, tidak di masjid, di hotel. Gitu dan ya alhamdulillah itu juga berlangsung setiap tahunnya, setiap Ramadhan ya, untuk pengaderan dari remaja masjid juga," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022