
Membatasi multitasking adalah salah satu cara mengelola stress kerja saat puasa Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah waktu untuk meningkatkan ibadah dan pengendalian diri. Namun bagi pekerja aktif, puasa sering kali berbarengan dengan tekanan pekerjaan yang tetap berjalan seperti biasa.
Perubahan pola makan dan tidur dapat memengaruhi fokus serta emosi. Jika tidak dikelola dengan baik maka stres kerja saat puasa bisa menurunkan produktivitas dan kualitas ibadah.
Menurut WHO, stres kerja yang tidak terkendali dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Oleh karena itu, penting memiliki strategi yang tepat selama Ramadhan.
Selain itu, APA menjelaskan bahwa manajemen stres yang efektif membantu meningkatkan kinerja dan kesejahteraan. Prinsip ini sangat relevan dalam menjalani puasa Ramadhan secara produktif.
Berikut beberapa cara mengelola stres kerja saat puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Harvard Business Review dan Cleveland Clinic, Rabu (4/3) :
1. Atur prioritas dan manajemen waktu
Mengatur daftar tugas harian membantu mengurangi rasa kewalahan. Saat puasa Ramadhan energi cenderung lebih stabil di pagi hari sehingga pekerjaan berat sekaligus sebaiknya diselesaikan lebih awal.
Menurut Harvard Business Review, manajemen waktu yang baik dapat mengurangi tekanan kerja dan meningkatkan produktivitas.Dengan perencanaan yang jelas, stres dapat ditekan.
Anda bisa membuat to do list sederhana setiap pagi. Fokus pada tugas prioritas dan hindari menunda pekerjaan penting. Dengan strategi ini, beban kerja terasa lebih ringan. Anda pun bisa menjalani puasa dengan lebih tenang.
2. Jaga pola tidur selama Ramadhan
Kurang tidur adalah salah satu penyebab utama stres dan emosi tidak stabil. Perubahan jadwal sahur dan tarawih membuat waktu istirahat sering berkurang.
Sleep Foundation menyebutkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan kadar hormon stres dalam tubuh. Karena itu, kualitas tidur harus dijaga.
Oleh karena itu, usahakan tidur lebih awal setelah tarawih. Jika memungkinkan, ambil waktu istirahat singkat di siang hari. Intinya tidur cukup membantu meningkatkan konsentrasi dan daya tahan tubuh. Dengan begitu, stres kerja saat puasa bisa diminimalkan.
3. Perhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022