Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Maret 2026 | 14.43 WIB

5 Langkah Tepat Menjaga Kesehatan Ginjal Saat Puasa Ramadhan agar Tetap Optimal

Salah satu cara menjaga kesehatan ginjal saat berpuasa adalah minum infused water daripada sirup manis secara berlebihan (freepik) - Image

Salah satu cara menjaga kesehatan ginjal saat berpuasa adalah minum infused water daripada sirup manis secara berlebihan (freepik)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah waktu penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia. Namun perubahan pola makan dan minum saat puasa dapat memengaruhi kesehatan tubuh termasuk ginjal.

Ginjal memiliki peran penting dalam menyaring kotoran dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Saat puasa Ramadhan, asupan cairan yang terbatas dapat menjadi tantangan tersendiri bagi fungsi ginjal.

Menurut National Kidney Foundation, ginjal berfungsi menjaga keseimbangan cairan, elektrolit dan membuang racun dari tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan ginjal saat puasa sangat penting.

Selain itu, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases menjelaskan bahwa dehidrasi dapat memengaruhi fungsi ginjal jika terjadi secara berulang.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan ginjal saat puasa Ramadhan agar tubuh tetap sehat dan ibadah berjalan lancar sebagaimana dilansir dari laman Mayo Clinic dan WHO, Minggu (8/3) :

1.     Cukupi kebutuhan cairan saat berbuka dan sahur

Langkah pertama menjaga kesehatan ginjal saat puasa adalah memastikan tubuh tetap terhidrasi. Ginjal pasalnya membutuhkan cairan yang cukup untuk menyaring kotoran dengan optimal.

Menurut Mayo Clinic, air membantu ginjal membuang racun melalui urine dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.

Anda bisa menerapkan pola minum 2-4-2 selama Ramadhan dan hindari minuman berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan produksi urine.

2.     Batasi konsumsi garam berlebihan

Asupan garam yang tinggi dapat membebani kerja ginjal. Terlebih saat Lebaran atau berbuka dengan makanan gurih.

WHO merekomendasikan pembatasan konsumsi garam untuk menjaga kesehatan ginjal dan tekanan darah. Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Saat sahur, hindari makanan instan atau terlalu asin. Pilih menu rumahan seperti sayur bening, pepes ikan atau tumis sayuran. Dengan mengurangi garam, beban kerja ginjal menjadi lebih ringan. Sehingga risiko gangguan ginjal pun dapat ditekan.

3.     Perhatikan asupan protein

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore