Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Maret 2026, 21.45 WIB

8 Kandungan Suplemen yang Dibutuhkan Tubuh agar Tetap Bugar Selama Ramadhan

Ilustrasi suplemen kesehatan (Freepik) - Image

Ilustrasi suplemen kesehatan (Freepik)

Saat menjalani puasa, tubuh dapat mengalami perubahan metabolisme yang memicu stres oksidatif. Konsumsi vitamin E dalam suplemen dapat membantu menjaga keseimbangan tersebut sehingga tubuh tetap bugar. Kebutuhan vitamin E untuk orang dewasa biasanya sekitar 15 mg per hari.

5. Omega-3 dan Omega-6

Omega-3 dan omega-6 merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan atau suplemen. Kedua jenis lemak ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung, fungsi otak, serta regulasi hormon.

Omega-3 bersifat anti inflamasi, yaitu membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, sedangkan omega-6 berperan dalam proses proinflamasi yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi dan memperbaiki jaringan. Karena memiliki fungsi yang saling melengkapi, keduanya perlu dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang. Pada orang dewasa, kebutuhan omega-3 umumnya sekitar 250–500 mg per hari.

6. DHEA

Dehydroepiandrosterone (DHEA) adalah hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Hormon ini berfungsi sebagai prekursor hormon, yaitu bahan dasar pembentukan hormon lain seperti estrogen dan testosteron.

Dalam suplemen, DHEA sering dikaitkan dengan dukungan terhadap energi, metabolisme, serta keseimbangan hormon. Bagi orang dewasa dengan aktivitas tinggi selama bulan puasa, keseimbangan hormon dapat membantu menjaga stamina dan fokus. Dosis suplemen DHEA yang umum digunakan pada orang dewasa berkisar 25–50 mg per hari, sesuai anjuran tenaga kesehatan.

7. Pregnenolone

Pregnenolone dikenal sebagai "mother hormone" karena menjadi bahan dasar pembentukan berbagai hormon penting, termasuk progesteron, estrogen, testosteron, dan kortisol. Hormon ini berperan dalam fungsi otak, memori, suasana hati, serta regulasi hormon tubuh.

Saat menjalani puasa, perubahan ritme aktivitas dapat mempengaruhi konsentrasi dan energi. Oleh karena itu, pregnenolone dalam suplemen kadang digunakan untuk membantu mendukung fungsi kognitif dan keseimbangan hormon pada orang dewasa. Dosis yang umum digunakan biasanya sekitar 5–20 mg per hari.

8. Camellia sinensis dan Zingiber officinale (Jahe)

Camellia sinensis adalah tanaman yang menjadi sumber utama teh hijau, teh hitam, dan teh putih. Tanaman ini kaya akan antioksidan seperti polifenol dan katekin, yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta mendukung metabolisme tubuh.

Sementara itu, Zingiber officinale atau jahe dikenal memiliki sifat anti inflamasi, antioksidan, serta membantu sistem pencernaan. Kandungan ini juga sering digunakan untuk membantu meredakan mual, meningkatkan sirkulasi darah, dan mendukung daya tahan tubuh. Dalam bentuk suplemen, ekstrak teh hijau biasanya dikonsumsi sekitar 250–500 mg per hari, sedangkan ekstrak jahe sekitar 500–1000 mg per hari.

Mengkonsumsi suplemen dengan kandungan nutrisi yang tepat dapat menjadi pendukung kesehatan selama bulan Ramadhan, terutama bagi orang dewasa dengan aktivitas yang padat. Namun, suplemen sebaiknya tetap dikombinasikan dengan pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, cukup istirahat, serta hidrasi yang baik.

Dengan menjaga asupan nutrisi yang tepat, tubuh dapat tetap bugar selama menjalani ibadah puasa hingga merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan kondisi yang sehat dan penuh energi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore