
Jadwal buka puasa dan imsakiyah Ramadhan./ (Freepik)
JawaPos.com – Jadwal Buka Puasa dan Imsakiyah sepekan untuk wilayah Madiun selama Ramadhan 2026 menjadi informasi yang sangat dibutuhkan umat Muslim agar ibadah puasa berjalan dengan tertib dan tepat waktu.
Imsakiyah yang akurat membantu masyarakat mempersiapkan sahur dan berbuka sesuai waktu yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan astronomis.
Khususnya pada periode Kamis, 19 Maret 2026, waktu imsak dan buka puasa di Madiun memiliki perbedaan beberapa menit dibandingkan kota-kota lain di Jawa Timur.
Dilansir dari laman Bimas Islam Kemenag pada Sabtu (14/3), ditampilkan jadwal buka puasa dan imsakiyah Ramadhan wilayah Madiun Kamis, 19 Maret 2026
Kamis, 19 Maret 2026/29 Ramadhan 1447 H
Imsak 04:13
Subuh 04:23
Terbit 05:34
Duha 06:02
Zuhur 11:45
Asar 14:55
Magrib 17:48
Isya' 18:56
Temukan jadwal imsakiyah dan buka puasa lengkap untuk wilayah Madiun periode Kamis, 19 Maret 2026 yang akurat di sini.
Jalani Ramadhan dengan lebih siap menggunakan panduan jadwal terpercaya ini agar ibadah puasa Anda semakin khusyuk dan teratur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
