Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juni 2023 | 23.30 WIB

Viral 'Guys Omay Dipalak', Begini Klarifikasinya

Farida Nurhan dan tagihan dari Warung David. - Image

Farida Nurhan dan tagihan dari Warung David.

JawaPos.com - Nama Farida Nurhan jadi sorotan belakangan ini, usai curhatannya mengaku dipalak pemilik usaha saat dirinya mereview gratis Warung David di Banyumas.

Berawal dari postingan di Instagram dengan tajuk ‘Guys Omay dipalak’, tertanggal 23 Mei 2023, dengan mengunggah tagihan kini pro kontra terjadi.

Seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), Omay-sapaan Farida Nurhan dikritik karena unggahannya itu membuat malu warung tersebut, namun di sisi lagi si pemilik warung juga dicap aji mumpung, hingga berujung hujatan dan sempat menutup usahanya.

Omay mengaku dipalak, karena mendapatkan tagihan Rp8 jutaan usai mereview warung itu. Karena, di awal dia mempersilahkan siapa saja yang datang untuk makan gratis di warung itu, saat dia mereview. Namun, dia tak menyangka diberi tagihan Rp8 juta itu untuk 115 orang, karena niatnya di awal membantu mereview gratis membantu usaha UMKM yang tidak maju.

Setelah itu, kejadian ini jadi viral, Farida Nurhan pun membuat klarifikasi terbaru di TikTok-nya. Dia menjelaskan kronologi mengapa sampai harus mengunggah pengalamannya itu di media sosial.

Dia mengatakan jika diberi tagihan Rp8 juta itu, maka sejatinya warung itu bukan masuk list yang pantas direview gratis. Dan, sebagai food vlogger yang sudah berpengalaman, dia sudah bisa menerka satu warung itu bisa habis berapa dan bukan Rp8 juta.

“Kalau menurut Omay pribadi itu bukan target review gratisnya Farida Nurhan. Standar review gratisku warung gerobak, penjualnya sepuh, yang jual bertahun-tahun tapi enggak maju, siapa tahu Omay bisa bantu,” jelasnya dikutip Pojoksatu.id dari akun TikTok-nya, Jumat (2/6).

Namun, saat itu dia melihat ada foto seorang kakek yang kakinya dibalut habis kecelakaan di warung itu, maka dia langsung mau mereview gratis. Karena dia teringat almarhum bapaknya.

Dan, sebelum mereview warung itu dia mengalami kecelakaan. Dengan kondisi kaki memar, dan harus membawa obat penahan sakit, Omay tetap datang ke warung itu.

“Sampai di sana, Omay senang banget dong disambut oleh ibu-ibu menunggu ada yang 5 jam, 6 jam. Kalau dihitung-hitung maksimal 30 (orang) dengan anak-anak yang datang ke sana,” kenangnya.

“Aku kasih tahu ya, Omay sudah sering review gratis, delapan tahun jadi food vlogger kesana kemari, Omay sudah sering metraktir, memberi rezeki lebih ke penjualnya, aku sudah tahu kira-kita ini berapa,” sambung perempuan yang sempat jadi TKW ini.

Dia mengkalkulasi dengan kondisi apa yang dijual di warung itu, harusnya paling banyak tagihan Rp 5 juta.

Dia juga mengatakan saat mereview itu, dia sempat menyaksikan saat menu (getuk) habis di warung itu malah mengambil dari warung sebelah.

“Aku ngomong baik-baik, ‘David Omay kan mau mereview warung gratis di sini, tapi jangan dari warung sebelah dong. Nanti tagihannya banyak Omay enggak mau bayar loh. Tapi tetap aja dimaksukkan dari warung sebelah,” kenangnya.

Dia mengaku tak ingin bicara banyak lagi dan langsung pamit dan meminta agar tagihan diberikan ke timnya. Biasanya, pada malam hari, tiap kali menerima tagihan, dia akan langsung mentransfernya bahkan memberi uang lebih. Tapi kali ini tidak dilakukannya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore