Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Maret 2025 | 21.57 WIB

Akun Instagram yang Bongkar Keterlibatan Oky Pratama di Kasus Pemerasan, Respons Keterangan Pengacaranya

 

Dr Oky Pratama saat podcast bareng dr Rihard Lee. (Youtube Richard Lee)

 
JawaPos.com - Akun Instagram viva_voltcyber termasuk yang membongkar dugaan keterlibatan dokter Oky Pratama dalam kasus pemerasan dilakukan Nikita Mirzani dengan mengunggah percakapan via WhatsApp, antara sang dokter dengan Melvina Husyanti, bos skincare Daviena.
 
Dugaan keterlibatan Oky Pratama dalam kasus pemerasan ini sudah dibantah oleh Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Oky. Menurut dia, kliennya hanya membantu menjembatani antara sejumlah pemilik produk skincare dengan Nikita Mirzani karena Oky dekat dengan semuanya.
 
Keterangan Sunan Kalijaga tersebut kemudian direspons oleh akun Instagram viva_voltcyber. 
 
"Kok bisa mengarah dan menggiring opini kalau @dr.okypratamaa jadi penengah?," ujar akun tersebut sembari mengunggah potongan video berisi pernyataan Sunan Kalijaga.
 
Akun tersebut menyatakan secara tegas bahwa Oky Pratama bukan menjembatani atau menjadi penengah, berdasarkan percakapan via WhatsApp yang telah dibongkarnya ke publik.
 
"Kalau dari riwayat chat-nya itu bukan penengah, tapi sudah mengarah indikasi perantara. Di awal dia nyuruh bawa nama dia untuk hubungi NM. Dia juga menyuruh sumpal mulut NM (secara tidak langsung ini sudah mengarah untuk beri sejumlah uang sebagai tutup mulut ke NM)," paparnya.
 
Indikasi lain dugaan keterlibatan Oky Pratama dalam kasus pemerasan Nikita Mirzani yang diungkap akun tersebut adalah pernyataan Oky Pratama yang justru menganjurkan untuk mencicil, apabila tidak bisa membayar Rp 15 miliar ke Nikita. Dan hal ini sama dengan yang disampaikan Nikita Mirzani yang meminta Melvina untuk mencicil.
 
 
"Ini mengindikasikan bahwa @dr.okypratamaa sebagai perantara bahwa dia menyuruh untuk cicil permintaan NM yang meminta uang sebesar 15 M. Dari mana indikasi sebagai penengahnya?," jelasnya.
 
Bagi akun tersebut, Oky Pratama dan Nikita Mirzani ada indikasi berkomplot untuk melakukan tindakan kejahatan pemerasan.
 
"Karena dari pihak NM maupun @dr.okypratamaa secara sadar dan kompak menyuruh menyicil uang tutup mulut 15 miliar. Ini gak bisa dibantah sih. Mau mengelak apa pun bukti sudah nyata adanya," ujarnya.
 
 
 
 
 
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore