Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juni 2022 | 22.17 WIB

Studi di Italia, Otak Gurita Punya Kesamaan Molekul dengan Manusia

Giant Pacific Octopus (GPO) atau Gurita Raksasa yang menjadi penghuni baru Jakarta Aquarium and Safari (JAQS), Jakarta, Rabu (27/1/2021). JAQS menambah dua koleksi barunya yakni Gurita Laut dan Naga Laut yang pertama ada di Indonesia.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JA - Image

Giant Pacific Octopus (GPO) atau Gurita Raksasa yang menjadi penghuni baru Jakarta Aquarium and Safari (JAQS), Jakarta, Rabu (27/1/2021). JAQS menambah dua koleksi barunya yakni Gurita Laut dan Naga Laut yang pertama ada di Indonesia.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JA

JawaPos.com - Studi di Italia menunjukkan bahwa dua spesies gurita yakni gurita biasa (octopus vulgaris) dan octopus bimacoluides yang merupakan gurita asal California, punya kesamaan molekul dengan otak manusia.

Dikutip dari Geo TV pada Rabu (29/6) dan dilansir Antara, studi yang dilakukan Remo Sanges dari Scuola Internazionale Superiore di Studi Avanzati (SISSA) of Trieste dan Graziano Fiorito dari Stazione Zoologica Anton Dohrn of Naples, dipublikasikan di BMC Biology. Berdasarkan studi, ditemukan fakta bahwa gurita dan manusia punya trasnposon atau gen melompat. Yakni seberkas DNA yang bisa berpindah tempat dari satu genom (satu set DNA) ke genom yang lain.

Para peneliti memakai teknik pengurutan generasi untuk memeriksa dan memahami kesamaan molekul dari sistem saraf gurita.

"Saya benar-benar melompat dari kursi ketika di bawah mikroskop, saya melihat sinyal aktivitas kuat dari elemen di lobus vertikal, struktur otak dalam gurita yang jadi pusat belajar dan kemampuan kognitif, seperti hippocampus pada manusia,” kata Giovanna Ponte dari Stazione Zoologica Anton Dohrn.

Genom gurita punya gen melompat yang sebagian besar tidak aktif, sama seperti manusia. Lebih lanjut, para peneliti menemukan elemen Long Interspersed Nuclear Elements (LINE), yang kemungkinan aktif dan juga ditemukan dalam genom manusia, di bagian otak gurita yang terkait dengan kemampuan kognitif hewan.

“Kesamaan antara manusia dan gurita yang menunjukkan aktivitas elemen LINE di pusat kemampuan kognitif ini dapat dijelaskan sebagai contoh evolusi konvergen yang menarik,” kata Giuseppe Petrosino dari Stazione Zoologica Anton Dohrn dan Stefano Gustincich dari Istituto Italiano di Tecnologia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore