
ILUSTRASI TAGIHAN LISTRIK MELONJAK - AGUNG KURNIAWAN/JAWA POS
JawaPos.com - Listrik menjadi salah satu kebutuhan primer bagi setiap orang. Di zaman sekarang, setiap rumah memiliki layanan listrik agar bisa ditinggali manusia.
Bahkan, bisa dibilang jika segala kebutuhan apapun yang ada di rumah membutuhkan adanya listrik.
Contohnya seperti berbagai perangkat elektronik di rumah, lampu, hingga kebutuhan air sekalipun membutuhkan listrik.
Di Indonesia, kebutuhan listrik disuplai oleh PLN. Untuk menikmati layanan listrik tersebut, tentu kita harus membayarnya ke pihak PLN.
Aturan yang sama juga diterapkan oleh negara-negara lain. Seperti halnya Amerika Serikat yang juga mewajibkan warganya untuk membayar agar bisa mendapatkan layanan listrik di rumah.
Tetapi, apa jadinya jika tagihan listrik yang kamu bayarkan setiap bulan bukanlah milikmu? Hal ini yang dirasakan oleh seorang pria asal Amerika Serikat.
Dikutip dari ABC News, seorang pria asal Vacaville, California, bikin geger terkait tagihan listrik di rumahnya. Pria tersebut tidak sadar telah membayar tagihan listrik milik tetangganya selama 18 tahun.
Pria tersebut bernama Ken Wilson. Tentu banyak orang tidak akan percaya hal seperti ini bisa terjadi, termasuk juga Ken Wilson sendiri.
Hal ini bermula pada kecurigaan Ken Wilson. Ken yang tinggal di sebuah apartemen unit nomor 90 merasa tagihan listriknya membengkak.
Tagihan listrik yang membengkak tersebut membuat Ken Wilson heran karena ia selama ini selalu hemat dalam menggunakan listrik di rumahnya.
"Saya telah berusaha menghemat listrik untuk menurunkan biaya karena tagihan listrik semakin mahal," ungkap Ken Wilson yang dikutip dari The Guardian.
Merasa janggal, akhirnya Ken melaporkan masalahnya ini ke perusahaan listrik setempat, PG&E. Ken curiga jika ada masalah pada listrik di rumahnya, seperti meteran yang rusak atau layanan listriknya dicuri seseorang.
Ketika teknisi dari PG&E melakukan pemeriksaan di unit milik Ken, masalah yang unik tersebut terungkap. Ternyata meteran yang digunakan Ken Wilson selama ini terhubung dengan unit apartemen bernomor 91.
"Nomor meteran untuk apartemen pelanggan telah ditagihkan ke apartemen lain sejak kemungkinan tahun 2009," ungkap pihak PG&E.
Tetapi, Ken Wilson menyatakan bahwa dirinya sudah pindah ke apartemen tersebut sejak tahun 2006. Ken juga tidak pernah mengutak-atik meteran apartemennya tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022