
Ilustrasi Militer (Freepik)
JawaPos.com - Hubungan China atau Tiongkok dengan Jepang kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir, dipicu oleh pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi yang menyebut bahwa serangan bersenjata terhadap Taiwan dapat menjadi dasar bagi Jepang untuk mengerahkan pasukan melalui konsep collective self-defense.
Di hadapan parlemen pada awal November, Takaichi menegaskan bahwa Jepang tidak akan tinggal diam jika Taiwan diserang dan menganggap hal itu sebagai ancaman langsung terhadap kelangsungan negaranya.
Pernyataan ini memicu reaksi keras dari Beijing.
Kementerian Luar Negeri China mendesak Takaichi menarik ucapannya, sementara Konsul Jenderal China di Osaka, Xue Jian, mengunggah komentar bernada ancaman di media sosial langkah yang memperburuk sentimen publik di Jepang.
Ketegangan meningkat drastis hingga China mengeluarkan larangan perjalanan ke Jepang, menunda perilisan anime Jepang, dan mengancam akan mengambil “tindakan tegas dan keras.
Di tengah memanasnya situasi diplomatik dan ekonomi, pertanyaan besar kembali muncul: Jika konflik meningkat, siapa sebenarnya yang lebih kuat secara militer, China atau Jepang? Dan apa dampaknya bagi stabilitas kawasan Asia Timur yang selama ini rapuh?
Untuk itu, JawaPos.com telah melansir dari Global Fire Power pada Kamis (20/11) yang merilis kekuatan 2 negara Jepang dan China 2025.
Meski perlu dicatat bahwa indeks ini memiliki keterbatasan dan tidak sepenuhnya menggambarkan kesiapan militer di dunia nyata. Berikut perbandingan lengkapnya:
Jika melihat PowerIndex 2025, perbedaan kekuatan China dan Jepang tampak seperti raksasa melawan petarung teknis yang lincah.
China: 0,0788 (peringkat 3 dunia)
Jepang: 0,1839 (peringkat 8 dunia)
Semakin kecil angka PowerIndex, semakin kuat posisi militer negara tersebut.
Artinya, secara struktur dan kapasitas konvensional, China unggul dalam hampir semua aspek meski faktor geografis Jepang sebagai negara kepulauan tetap menjadi kekuatan defensif alami yang signifikan.
Dalam hal sumber daya manusia, China berada pada level berbeda:
Populasi China: 1,41 miliar

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
