“Irak menolak logika perang secara umum, dan secara khusus menolak penggunaan wilayahnya sebagai landasan untuk menargetkan negara-negara tetangga,” kata Bahr Al-Uloom dalam pernyataan yang dikutip dari keterangan Kementerian Luar Negeri Irak, dilansir dari Antara, Selasa (10/3).





