
Ilustrasi vaksin.
JawaPos.com - Pasien pertama di Rusia menerima vaksin kanker personalisasi untuk mengobati melanoma, kata Kementerian Kesehatan Rusia pada Rabu (1/4), dikutip dari ANTARA.
"Pusat Penelitian Medis Nasional Radiologi Kementerian Kesehatan Rusia untuk pertama kalinya menggunakan vaksin mRNA anti-tumor personalisasi NEOONKOVAK pada pasien melanoma kulit dalam praktik klinis," kata pihak kementerian.
Disebutkan, pasien tersebut adalah warga berusia 60 tahun dari Wilayah Kursk yang didiagnosis menderita melanoma kulit.
Penyakit itu pertama kali terdeteksi pada 2021 dan pasien menjalani operasi.
Pada 2025, penyakit berkembang dengan keterlibatan kelenjar getah bening, sehingga pasien kembali menjalani operasi.
"Saat ini, pasien menjalani imunoterapi. Meski telah diobati, risiko perkembangan penyakit tetap tinggi dan pilihan terapi standar sangat terbatas,"” kata kementerian.
Dalam kondisi tersebut, penggunaan vaksin mRNA personalisasi dipertimbangkan sebagai salah satu upaya mengendalikan penyakit.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
