
Mark Zuckerberg memimpin pembentukan lab AI elite Meta untuk memperkuat sistem rekomendasi Facebook dan Instagram. / Foto: (Business Insider)
JawaPos.com — Meta Platforms mempercepat ekspansi kecerdasan buatan (AI) global dengan membentuk laboratorium riset elite yang difokuskan pada penguatan sistem rekomendasi di Facebook dan Instagram. Inisiatif ini menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada AI generatif, tetapi juga pada optimalisasi algoritma yang menjadi tulang punggung bisnis iklan digitalnya.
Secara struktural, unit baru ini berada di bawah divisi Meta Recommendation Systems (MRS), yang mengelola home feed dan menentukan konten apa yang ditampilkan kepada miliaran pengguna. Fungsi strategis ini menjadikan MRS sebagai salah satu mesin paling krusial dalam menjaga keterlibatan pengguna sekaligus memaksimalkan pendapatan iklan perusahaan.
Dilansir dari Business Insider, Jumat (3/4/2026), Meta secara diam-diam telah merestrukturisasi tim rekomendasinya sejak Oktober 2025 untuk membentuk unit riset baru bernama MRS Research. Dalam deskripsi lowongan kerja yang dirilis, unit ini disebut sebagai “organisasi baru yang menggabungkan peneliti AI kelas dunia dan insinyur untuk melampaui sistem rekomendasi AI saat ini,” sekaligus berfokus pada “tujuan riset jangka panjang dan publikasi penelitian mutakhir.”
Baca Juga:Belum Penuhi Panggilan Terkait Kepatuhan PP Tunas, Google dan Meta Dipanggil Lagi oleh Komdigi
Pembentukan tim ini bukan sekadar reorganisasi internal, melainkan bagian dari strategi lebih luas Meta untuk memperkuat algoritma yang “menentukan jenis konten apa yang dilihat pengguna,” serta bekerja erat dengan divisi periklanan. Dengan kata lain, peningkatan kualitas rekomendasi secara langsung berdampak pada efektivitas penayangan iklan—yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan Meta.
Unit MRS Research dipimpin oleh Yang Song, mantan eksekutif TikTok yang bergabung pada November 2025. Dia sebelumnya memimpin pertumbuhan pengguna dan sistem rekomendasi di platform tersebut. Dalam pernyataannya di LinkedIn, Song menegaskan ambisinya untuk “merevolusi sistem rekomendasi Meta dengan AI,” menandakan arah transformasi yang agresif dan berbasis teknologi.
Tak hanya mengandalkan kepemimpinan baru, Meta juga secara aktif memburu talenta AI papan atas dari berbagai perusahaan teknologi global. Lihong Li dari Amazon telah bergabung ke dalam unit ini, disusul oleh Xiaolong Wang dan Fei Sha yang memperkuat tim secara keseluruhan. Rekrutmen lintas perusahaan ini mencerminkan eskalasi persaingan global dalam perebutan talenta AI.
Meski demikian, Meta menolak memberikan komentar rinci terkait individu-individu tersebut. Sementara itu, Wang dan Sha juga tidak merespons permintaan konfirmasi, memperlihatkan sensitivitas tinggi dalam perekrutan talenta di sektor ini.
Menariknya, Meta menegaskan bahwa MRS Research bukan bagian dari Meta Superintelligence Labs yang diluncurkan pada 2025. Unit tersebut dipimpin oleh Alexandr Wang dan difokuskan pada pengembangan AI tingkat lanjut. Pemisahan ini menunjukkan pendekatan ganda Meta: membangun fondasi produk melalui rekomendasi sekaligus mengejar lompatan teknologi jangka panjang.
Selain itu, perusahaan juga diketahui telah merekrut tiga peneliti AI dari startup Thinking Machines Lab senilai USD 12 miliar, mempertegas strategi agresif dalam memperkuat kapabilitas internal. Secara paralel, Meta bahkan mengubah label karyawan di beberapa divisi menjadi “AI builders” serta mendorong penggunaan AI dalam pengembangan produk.
Langkah ini memperlihatkan arah jelas: AI bukan lagi sekadar fitur tambahan, melainkan inti dari strategi bisnis Meta. Pada akhir 2025, perusahaan juga meluncurkan model AI yang diklaim mampu “meningkatkan kinerja iklan dengan menampilkan iklan yang lebih relevan kepada pengguna,” memperkuat keterkaitan langsung antara teknologi rekomendasi dan monetisasi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
