
Serangan rudal Israel dilancarkan saat warga Palestina bersiap merayakan Idul Adha. (Al-Jazeera).
JawaPos.com - Israel kembali melancarkan serangan udara ke Gaza City pada Selasa (26/5) malam waktu setempat, tepat menjelang perayaan Idul Adha. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 12 lainnya, menurut pejabat rumah sakit di Gaza.
Pemerintah Israel mengklaim serangan itu menargetkan Mohammed Odeh, sosok yang disebut sebagai pemimpin baru sayap militer Hamas. Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyebut Odeh sebagai salah satu arsitek serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang berkepanjangan di Jalur Gaza.
Serangan terbaru ini terjadi kurang dari dua pekan setelah Israel mengumumkan telah membunuh kepala sebelumnya dari sayap militer Hamas, Izz al-Din al-Haddad.
Belum ada tanggapan resmi dari Hamas terkait klaim Israel tersebut. Sementara itu, jenazah para korban dibawa ke Rumah Sakit Shifa di Gaza City yang turut mengonfirmasi jumlah korban tewas akibat serangan.
Baca Juga:Menkeu Purbaya Serahkan Sapi Kurban Seberat 868 Kg dari Uang Pribadi ke Masjid Salahuddin DJP
Serangan udara terjadi pada malam menjelang Idul Adha, momen yang biasanya identik dengan perayaan, kumpul keluarga, dan santapan bersama umat Muslim.
Namun bagi warga Gaza, Idul Adha tahun ini kembali berlangsung dalam suasana duka. Sebagian besar warga masih hidup mengungsi di tenda-tenda dan tempat penampungan sementara setelah perang menghancurkan banyak wilayah permukiman.
Kondisi kemanusiaan di Gaza juga disebut masih memburuk di tengah konflik yang belum benar-benar berhenti meski sempat ada gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada Oktober tahun lalu.
Meski gencatan senjata telah diberlakukan, kekerasan masih terus terjadi. Otoritas kesehatan Palestina menyebut lebih dari 880 warga Palestina tewas akibat serangan Israel sejak kesepakatan gencatan senjata berlaku.
Israel menyatakan operasi militernya dilakukan sebagai respons terhadap pelanggaran Hamas atau ancaman terhadap tentaranya. Namun pihak Palestina menegaskan banyak korban sipil turut tewas dalam serangan-serangan tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
