
Kerusakan pada kapal tanker minyak mentah Al-Salmi berbendera Kuwait. (dok.reuters)
JawaPos.com - Pertahanan udara Kuwait saat ini menanggapi ancaman rudal dan drone dari negara luar yang akan menyerang negaranya. Hal ini merespons ketegangan di kawasan di tengah rapuhnya gencatan senjata antara AS dan Iran.
"Setiap ledakan yang mungkin terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat target musuh," kata militer Kuwait dilansir dari Antara, pada Kamis (28/5).
Masyarakat setempat diimbau untuk mengikuti instruksi keselamatan dan keamanan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Teheran membalas dengan serangan terhadap Israel dan sekutu AS di Teluk, dan menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan mulai berlaku pada 8 April dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022