Ilustrasi: Pesawat Nirawak Inggris. (AP via Gulf News).
JawaPos.com - Inggris akan mengirim pesawat nirawak bawah laut baru ke kawasan Selat Hormuz. Hal ini untuk mendeteksi dan menghancurkan ranjau laut, demikian dilaporkan surat kabar Express.
Pada 12 Mei, Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan kesiapan mengerahkan kapal perang, kapal penyapu ranjau tak berawak, dan jet tempur dalam misi mendatang guna menjaga keamanan navigasi di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia.
Menurut laporan tersebut, sistem bawah laut kendali jarak jauh Defender-Viper yang ditempatkan di atas kapal RFA Lyme Bay akan memperkuat kemampuan Angkatan Laut Inggris dalam operasi penanggulangan ranjau di kawasan itu.
RFA Lyme Bay sebelumnya berlayar dari Gibraltar sebagai bagian dari persiapan menghadapi kemungkinan pelaksanaan operasi keamanan maritim internasional di wilayah yang kerap menjadi pusat ketegangan geopolitik tersebut.
Sistem Defender-Viper dirancang untuk mendeteksi serta menghancurkan ranjau bawah laut yang dapat meledak ketika bersentuhan dengan kapal. Drone itu dapat dioperasikan secara manual maupun secara otonom berdasarkan koordinat yang telah diprogram sebelumnya.
Personel khusus dari unit angkatan laut terkait telah menjalani pelatihan untuk mengoperasikan sistem tersebut. Setelah dikerahkan, mereka akan bertugas mengidentifikasi dan menetralisir ranjau yang terdeteksi melalui sistem sonar bawah laut.
Selain itu, Inggris juga mempertimbangkan pengiriman aset antidrone, jet tempur Typhoon untuk patroli udara, serta kapal perusak HMS Dragon guna memperkuat kehadiran militer dan menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
