
Kemenag menegaskan penghulu memiliki peran strategis sebagai perawat umat di tengah transformasi layanan Kantor Urusan Agama (KUA). (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Agama menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis sebagai perawat umat di tengah transformasi layanan Kantor Urusan Agama.
Peran penghulu tidak lagi cukup dipahami sebatas pencatat peristiwa nikah, tetapi juga sebagai aktor layanan keagamaan yang merawat keluarga, masyarakat, dan nilai kebangsaan.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ahmad Zayadi mengatakan, penghulu berada pada posisi yang sangat dekat dengan kehidupan umat.
"Penghulu dituntut memiliki kepekaan sosial, keluasan ilmu, dan kemampuan membaca perubahan agar layanan KUA benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Zayadi dilansair dari Antara saat memberikan pembinaan dalam Kursus singkat Penguatan Kapasitas Penghulu dan Pejabat Kepenghuluan di Yogyakarta.
Zayadi mengatakan, transformasi KUA hanya akan berdampak jika ditopang penghulu yang mampu hadir sebagai pelayan sekaligus pendamping masyarakat.
Penghulu harus mampu menjaga keseimbangan antara tugas administratif, tanggung jawab keagamaan, dan peran sosial di tengah umat.
“Kita ini pelayan, bertindak sebagai perawat umat. Tugas kita adalah merawat bangsa, melayani umat, dan merawat umat di tengah dinamika masyarakat yang terus berubah,” ujar Ahmad Zayadi.
Zayadi menjelaskan kursus singkat itu menjadi ruang konsolidasi pengalaman dan praktik baik para penghulu dari berbagai daerah.
Forum tersebut tidak hanya dimaknai sebagai silaturahim, tetapi juga silatulafkar yang harus dilanjutkan menjadi silatulamal dalam bentuk aksi nyata perbaikan layanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
