
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban meninggal dunia di lokasi longsor gunungan sampah TPST Bantargebang, Bekasi, Jabar. (Basarnas)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan telah menemukan tujuh korban meninggal dunia pasca longsor gunung sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Korban terakhir ditemukan pada Senin tengah malam (9/3). Kini jenazahnya masih dalam proses penanganan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim).
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menyampaikan bahwa operasi SAR kemarin berlangsung sampai tengah malam kemarin. Korban terakhir atas nama Riki Supriadi ditemukan pada pukul 23.30 WIB. Jenazah korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian sejak pagi hari dan menemukan dua korban meninggal dunia pada siang dan sore hari.
”Pukul 23.30 WIB Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supriadi dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” terang dia.
Dengan temuan itu, secara keseluruhan Tim SAR Gabungan telah menemukan dan mengevakuasi tujuh korban meninggal dunia. Para korban terdiri atas Enda Widyanti, Sumine, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Jussova Situmorang, Hardianto, dan Riki Supriadi. Para korban tertimbun longsoran sampah yang terjadi pada Minggu siang (8/3).
”Longsor terjadi di zona 4 TPST Bantargebang pada minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 14.30 WIB,” ungkap Desiana.
Selain tujuh korban meninggal dunia, Tim SAR Gabungan memastikan ada enam orang korban selamat. Masing-masing bernama Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Mereka dipastikan sudah pulang ke rumah masing-masing. Dengan ditemukannya korban terakhir tengah malam tadi, Kantor SAR Jakarta memutuskan untuk menutup operasi SAR tersebut.
”Pukul 00.00 WIB, dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang, maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” imbuhnya.
Secara keseluruhan Tim SAR Gabungan itu terdiri atas personel Kantor SAR Jakarta, Polres Metro Bekasi Kota, Batalyon Armed 7 TNI AD, BPBD, BNPB, PMI, dan instansi terkait lainnya. Total tidak kurang dari 336 personel terlibat dalam operasi SAR tersebut.
Atas musibah itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya keamanan dalam proses pencarian, mengingat prakiraan cuaca dalam dua hari ke depan menunjukkan potensi hujan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
”Stabilitas material longsor yang masih labil berisiko memicu pergerakan tanah susulan, sehingga tim di lapangan diinstruksikan untuk menjalankan protokol keselamatan yang ketat agar tidak menambah korban jiwa,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, kemarin.
Selain itu, BNPB turut mengimbau masyarakat dan pengelola kawasan di sekitar TPA Bantargebang, termasuk wilayah lain dengan topografi lereng perbukitan, maupun kaki gunung, meningkatkan kewaspadaan tinggi terhadap potensi pergerakan tanah.
”Masyarakat diminta segera mengevakuasi diri ke tempat aman jika melihat tanda-tanda retakan tanah atau curah hujan dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus. Peningkatan mitigasi dan kesiapsiagaan di tingkat lokal sangat krusial dilakukan agar fenomena serupa tidak terulang,” jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
