
Calon penumpang menunggu kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Bus Lebak Bulus, Jakarta, Senin (11/4/2022). Sejumlah masyarakat memilih mudik ke kampung halaman lebih awal untuk menghindari kemacetan dan harga tiket yang tinggi. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan lonjakan signifikan. Berdasarkan data terbaru Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta hingga Senin (16/3) pukul 23.59 WIB, jumlah keberangkatan penumpang dari terminal utama di Jakarta meroket tajam dibandingkan hari biasa.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan, pergerakan masyarakat yang keluar Jakarta melalui jalur darat terus meningkat, terutama di titik-titik terminal layanan AKAP.
Lonjakan penumpang paling terasa di Terminal Terpadu Pulo Gebang dan Terminal Kampung Rambutan. Tercatat, keberangkatan penumpang dari tujuh terminal utama di Jakarta mengalami kenaikan hingga 160 persen dibandingkan periode normal.
Baca Juga:Strategi Agrinas Pangan Bangun Gerai Koperasi Merah Putih Bisa Tekan Efisiensi hingga 50 Persen
"Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa di 7 terminal layanan AKAP (Terminal Pulo Gebang, Terminal Kp. Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tj. Priok, dan Terminal Lebak Bulus) Dibandingkan tahun 2025 periode yang sama, terjadi peningkatan jumlah pnp sebesar 1.33 persen," ujar Syafrin Liputo, Selasa (17/3).
Secara rinci, Terminal Pulo Gebang memberangkatkan 5.407 penumpang, disusul Kampung Rambutan dengan 3.071 penumpang pada hari tersebut. Meski beberapa terminal mengalami penurunan, secara akumulatif arus keluar Jakarta tetap mendominasi.
Update Lalu Lintas: Jutaan Kendaraan Lintasi Perbatasan
Tak hanya angkutan umum, volume kendaraan pribadi juga terpantau tinggi. Data dari 16 titik sensor SPLL menunjukkan sebanyak 1.196.415 kendaraan telah keluar meninggalkan Jakarta.
Sebaliknya, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui gerbang tol utama justru mengalami tren penurunan. Di empat gerbang tol utama (Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Ciawi, dan Cikupa), volume kendaraan masuk turun sekitar 62,16 persen dari periode normal. Hal ini mengindikasikan bahwa arus mudik searah sedang berada di puncaknya.
Kereta Api dan Jalur Laut Masih Jadi Primadona
Moda transportasi kereta api jarak jauh juga mencatatkan angka yang fantastis. Tiga stasiun besar di Jakarta (Gambir, Pasar Senen, dan Jatinegara) melayani total 56.745 penumpang hanya dalam satu hari.
Sementara itu, untuk jalur laut, Pelabuhan Tanjung Priok mencatat total 16.011 penumpang, baik yang naik maupun turun. Di Kepulauan Seribu, pergerakan penumpang juga naik 36,92 persen dibandingkan tahun lalu, menunjukkan antusiasme warga untuk mudik atau berwisata cukup tinggi.
Catatan Keselamatan: Ratusan Bus Tak Lulus Ramp Check
Pemerintah DKI Jakarta juga sangat memperhatikan aspek keselamatan. Dari hasil ramp check yang dilakukan sejak November 2025 hingga 16 Maret 2026, tercatat hasil yang mengejutkan.
Dari total 489 kendaraan yang diperiksa, hanya 61 unit yang dinyatakan lulus, sementara 428 unit lainnya dinyatakan tidak lulus. Selain itu, dari hasil tes kesehatan terhadap 297 awak bus, ditemukan 20 orang dalam kondisi tidak sehat dan 119 orang sehat dengan catatan.
