
Suasana gedung bertingkat diselimuti polusi udara di Jakarta, Senin (16/6/2025). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perusahaan atau industri yang tersebar di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan penyumbang polusi udara terbesar di Jabodetabek.
Co-Founder Bicara Udara Ratna Kartadjoemena menuturkan, masih terdapat kesenjangan pemahaman di kalangan perusahaan terkait hubungan antara polusi udara dan perubahan iklim. Padahal, keduanya memiliki dampak langsung terhadap keberlanjutan operasional bisnis, kesehatan masyarakat, serta stabilitas ekonomi secara luas.
“Industri menjadi penyumbang terbesar polusi udara di Jabodetabek, terutama di kabupaten Bogor,” ujar Ratna Kartadjoemena sebagaimana dikutip JawaPos.com pada Kamis (23/4).
“Polusi udara menyebar melalui angin. Meskipun sumbernya ada di luar Jakarta, tapi polutan tetap bisa menyebar ke wilayah sekitarnya,” sambung Ratna.
Pendapat itu dikemukakan Ratna Kartadjoemena saat forum dialog saat peringatan Hari Bumi 2026 di Pacific Century Place, Jakarta, pada Rabu (22/4).
Managing Partner HHP Law Firm Mita Guritno mengatakan, diskusi ini menjadi ruang refleksi bagi para pelaku industri untuk memahami bahwa pengendalian polusi dan emisi bukan lagi sekadar kewajiban kepatuhan. Pengendalian polusi merupakan bagian integral dari strategi bisnis jangka panjang.
Environmental Economist The World Bank Marissa Malahayati mengatakan, pengendalian polusi industri di Jabodetabek bisa diprioritaskan pada 3 area utama, yaitu konversi energi, penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan, dan manajemen data kualitas udara yang terintegrasi.
“Program pengendalian polusi di Jabodetabek berpotensi menurunkan PM2.5 hingga 39,5 persen dengan investasi sekitar 1,25 miliar dolar AS dalam 5 hingga 10 tahun, secara efektif melalui pengendalian polusi industri dan kendaraan berat berstandar Euro IV,” ujar Marissa Malahayati.
Sedangkan Senior Associate HHP Law Firm Rahadiyan Prasetya menegaskan peran pembiayaan berkelanjutan dalam mendorong pengendalian emisi dan peningkatan kualitas udara. Sejak peluncuran Sustainability Line of Service pada 2024, HHP Law Firm telah mendampingi berbagai sustainability deals, termasuk green loans, sustainability linked loans, dan transition finance. Semua itu menggunakan pendekatan hukum dan struktur transaksi yang kredibel serta selaras dengan standar ESG nasional dan internasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
