
Ilustrasi nikah massal. (Istimewa)
JawaPos.com - Legalitas pernikahan tidak hanya menjadi bukti sahnya ikatan suami istri di mata agama dan negara. Tapi juga menjadi fondasi penting untuk melindungi berbagai hak keluarga, mulai dari pengurusan akta kelahiran anak, administrasi kependudukan, hingga kepastian hukum terkait hak waris dan layanan publik.
Seluruhnya akan lebih mudah dipenuhi jika pernikahan telah tercatat secara resmi. Masih banyak pasangan di Indonesia yang belum memiliki dokumen pernikahan resmi karena berbagai kendala, mulai dari faktor ekonomi hingga persoalan administrasi.
Kondisi tersebut membuat sebagian keluarga berisiko menghadapi kesulitan dalam mengakses berbagai layanan negara. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menggelar Program Nikah Massal peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 perusahaan.
Program yang berlangsung di Auditorium PGN, Jumat (26/6), itu diikuti sembilan pasangan asal Jakarta Pusat yang sebagian besar bekerja sebagai karyawan swasta dan pedagang. Lima pasangan akad nikah secara langsung, sementara empat pasangan mengikuti prosesi simbolis sebelum melanjutkan sidang isbat nikah. Seluruh peserta didampingi keluarga dalam prosesi tersebut.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, legalitas pernikahan merupakan bagian penting dalam membangun keluarga yang memiliki kepastian hukum.
"Pernikahan merupakan salah satu fase penting dalam membangun keluarga sehingga legalitas pernikahan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi fondasi bagi terpenuhinya berbagai hak keluarga di masa depan," kata Fajriyah.
Menurut dia, melalui program tersebut perusahaan ingin membantu masyarakat memulai kehidupan rumah tangga dengan status hukum yang jelas. "Melalui Program Nikah Massal ini, kami ingin membantu pasangan memulai babak baru kehidupan dengan penuh harapan, kepastian hukum, dan keberkahan," lanjut Fajriyah.
Fajriyah menambahkan keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan sejahtera. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta difasilitasi mulai dari proses akad nikah hingga penerbitan Buku Nikah resmi dari Kantor Urusan Agama (KUA). Selain itu, setiap pasangan juga memperoleh perlengkapan rumah tangga serta paket kebutuhan awal keluarga sebagai bekal memulai kehidupan setelah menikah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
