
Ilustrasi jenazah. (JawaPos)
JawaPos.com - Kabar duka menyelimuti penanganan kasus kekerasan anak di Bekasi. QSH, bocah laki-laki berusia empat tahun yang menjadi korban dugaan penganiayaan oleh ibu tirinya, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat berjuang melewati masa kritis di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Kabar meninggalnya QSH dikonfirmasi langsung oleh Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, Kamis (16/7).
"Iya betul," ujar Aliyani saat dimintai keterangan oleh wartawan mengenai kondisi terakhir korban.
Meski demikian, pihak kepolisian masih belum bersedia merinci waktu pasti meninggalnya korban maupun proses penanganan jenazah saat ini. "Mohon waktu," tambahnya singkat.
Kebohongan Tersangka DM yang Berhasil Dibongkar Dokter
Dalam pusaran kasus ini, polisi telah menetapkan ibu tiri korban, seorang perempuan berinisial DM, 19, sebagai tersangka tunggal. Kasus ini pertama kali terendus setelah Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Bekasi mencium adanya kejanggalan pada kondisi medis korban.
Sebelumnya, DM berupaya mengelabui tenaga medis dengan berdalih bahwa luka-luka di tubuh balita tersebut akibat terpeleset di kamar mandi. Namun, tim dokter RSUD Koja tidak langsung percaya.
Hasil pemeriksaan medis menemukan pola luka yang tidak wajar untuk ukuran kecelakaan biasa. Dokter mendeteksi adanya luka lebam merata di punggung, dada, wajah, dan perut. Kemudian, luka lecet di beberapa bagian tubuh dan luka bakar serius pada bagian bokong korban.
Temuan janggal ini langsung dilaporkan ke UPTD PPA Kabupaten Bekasi, yang kemudian meneruskannya ke Polsek Tarumajaya untuk penyelidikan lebih lanjut.
Motif Sakit Hati dan Dalih 'Mendisiplinkan' Korban
Penyidikan kepolisian mengungkap fakta memilukan di balik motif kekerasan tersebut. Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono, menjelaskan bahwa kekerasan fisik ini diduga telah berlangsung berulang kali sejak Mei hingga awal Juli 2026.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
