Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Maret 2019 | 22.45 WIB

Pemprov Berencana Sambungkan Surabaya-Gresik-Sidoarjo dengan LRT

Ilustrasi, Light Rapid Transit (LRT) di Palembang. Pemprov Jatim berencana membangun LRT yang melintasi Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. - Image

Ilustrasi, Light Rapid Transit (LRT) di Palembang. Pemprov Jatim berencana membangun LRT yang melintasi Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto.

JawaPos.com- Pemprov Jawa Timur mewacanakan pembangunan moda transportasi Light Rail Transit (LRT). Rencananya, LRT itu akan melintasi Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. LRT tersebut diklaim dapat menjangkau masing-masing kota hanya dalam waktu 40 menit.


"Seperti komuter. Tapi komuter, lama. Nah kalau LRT ini akan nyambung terus setiap lima menit hingga 10 menit. Jadi, kalau naik motor 1,5 jam, tapi kalau naik LRT cuma 40 menit," jelas Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Fatta Jasin kepada JawaPos.com, Selasa (5/3).


Fattah menambahkan, rangkaian LRT nantinya akan dipesan dari PT INKA itu. LRT Jatim bakal menggunakan tenaga listrik.


Untuk rutenya, lanjut Fattah, LRT bakal berhenti di setiap stasiun masing-masing kota. Berangkat mulai Lamongan, Gresik, kemudian berlanjut ke Stasiun Surabaya Pasar Turi, Stasiun Surabaya Gubeng, lalu ke Sidoarjo, dan Mojokerto.


Terkait jam operasional, LRT bakan menyesuaikan dengan aktivitas masyarakat.


"Kalau misalnya jam 12 malam, nggak ada aktivitas. Ya keretanya tidak akan beroperasi," imbuh Fatta


Soal kapasitas, Fattah belum dapat memastikan berapa penumpang yang dapat diangkut LRT itu. Yang jelas, tiap gerbong berkapasitas lebih dari 50 orang.


"Karena konsepnya angkutan massal. Jadi penumpang duduk di pinggir, yang tengah berdiri. Sepeti LRT yang di DKI Jakarta," lanjutnya.


Soal tarif karcis, Dishub Jatim juga belum menentukannya. Masih perlu ada kajian soal arus penumpang, biaya operasional dan perawatan, dan lain-lain.


Pengelolaan LRT itu juga masih belum jelas diserahkan ke siapa. Entah PT KAI atau konsorsium.


"Nanti, Kementerian Perhubungan yang menentukan tarifnya. Nilai investasinya juga masih perkiraan. Dan, Kementerian Perhubungan yang nanti menentukan (tarifnya)," jelasnya.

Editor: Dida Tenola
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore