
Ketua KPK Agus Rahardjo
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menuntut kepada Polri untuk segera mengungkap pelaku penyerangan kepada penyidik senior Novel Baswedan.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku, apabila pelaku tidak juga terungkap maka pihaknya akan membentuk sendiri tim investigasi. Rencana itu, katanya, sudah mendapat persetujuan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
"Kapolri yang minta (dibentuknya tim investigasi)," ujar Agus di Gedung KPK, Rasuna Said, Jakarta, Kamis (20/7).
KPK juga terus berharap kepada kepolisian bekerja keras dalam pengungkapkan kasus tersebut. Pasalnya, ungkap Agus, pihak kepolisian telah menemukan saksi kunci yang melihat langsung penyerangan terhadap Novel.
"Mudah-mudahan penggalian info dari saksi ini sudah diperoleh kepolisian," katanya.
Sekadar informasi, teror yang menimpa Novel Baswedan ini sudah terjadi selama tiga bulan lebih, tepatnya terjadi pada 11 April 2017. Saat itu, seusia melaksanakan salah Subuh di masjid di dekat rumanya, Novel disiram cairan kimia oleh dua orang tidak dikenal.
Hingga kini, Novel masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura untuk mengobati matanya yang disiram cairan kimia itu.
Perkembangan terbaru, polisi mengklaim telah memiliki sketsa wajah para terduga pelaku penyiraman air keras itu. Dan akan segera disebarluaskan ke masyarakat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
