
Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)
JawaPos.com - Penangkapan Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama belasan personel Polsek Astana Anyar saat mengkonsumsi narkoba semakin menambah citra negatif Polri. Padahal polwan tersebut lama bertugas di bidang pemberantasan narkoba.
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sangat prihatin atas kasus tersebut. Pasalnya seorang polwan yang memiliki banyak prestasi itu malah ditangkap rekannya sendiri dari bidang Propam Polda Jabar karena diduga mengkonsumsi sabu di sebuah hotel wilayah Bandung.
"Seharusnya anggota Polri harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan justru memberikan contoh yang tidak baik dengan melakukan penyalahgunaan narkoba," ujar Azis Syamsuddin, Kamis (18/2).
Politikus Partai Golkar itu sangat menyayangkan tindakan Kompol Yuni yang sangat bertolak belakang dari segudang prestasinya. Sebelum ditangkap mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu, Kompol Yuni pernah menduduki posisi strategis di bidang pemberantasan narkoba. Seperti, Kasatres Narkoba Polres Bogor dan bertugas Direktorat Narkoba Polda Jabar.
"Tentunya dengan segudang pengalaman yang ia jabat menjadi lebih ganas dalam memerangi narkoba. Bukan justru malah ikut terlibat penyalahgunaan narkoba," katanya.
Azis menyangsikan tindak tanduk Kompol Yuni selama ini malah membantu para bandar narkoba. Hingga akhirnya Propam Polda Jabar turut mengusut tuntas dan melakukan penyelidikan lebih mendalam.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengharapkan pihak Polri bersikap akuntabel dan transparan. Baik secara proses penegakan hukum maupun sanksi yang harus di dapat oleh pelaku, jika terbukti menyalahgunakan narkoba.
"Jangan sampai ada kesan Polri tertutup terhadap penanganan kasus anggotanya baik dari sisi hukuman dan sebagainya. Namun pada masyarakat justru sebaliknya, jangan ada kesan penegakan hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Divisi Propam Polda Jabar mengamankan belasan anggota Polsek Astana Anyar yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.
Awal mula adanya keterlibatan anggota ini berawal dari adanya salah satu anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.
Baca juga: Selain Kasus Narkoba, Kompol Yuni Pernah Tabrak Anak Hingga Tewas
Propam Polda Jawa Barat kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan keterlibatan anggota lainnya, termasuk keterlibatan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=pAXIMRK7kwc

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
