Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Mei 2021 | 21.38 WIB

Kena Batunya, Cemooh Pengunjung Mal Bermasker, Pria Ini Diciduk Polisi

KELEWATAN: Tangkapan layar potongan video insta story PA yang mengolok-olok pengunjung Pakuwon Mall Surabaya yang bermasker. Foto Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

KELEWATAN: Tangkapan layar potongan video insta story PA yang mengolok-olok pengunjung Pakuwon Mall Surabaya yang bermasker. Foto Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com - Polisi akhirnya mengamankan PA, 27, lelaki yang mencemooh pengunjung Pakuwon Mall Surabaya pada Selasa (4/5). PA mencemooh pengunjung yang menggunakan masker. Sebelumnya, viral video instastory PA sedang mengolok-olok dan mengatakan hal tidak pantas kepada pengunjung. Parahnya lagi, saat merekam video bermuatan kata-kata kasar itu, dia sedang menggendong anaknya.

"Nggak pake masker jadinya kan. Orang-orang tolol nih lihat. Kenapa Anda tolol sekali. Wong (orang) goblok. Wong congok-congok (bodoh) iki nggawe (pakai) masker, goblok," ucap PA sambil mengarahkan videonya ke para pengunjung mal yang memakai masker.

Setelah diamankan oleh Polrestabes Surabaya, ayah satu anak itu mengaku hanya iseng. Ia melakukan hal itu ketika mengunjungi Pakuwon Mall Surabaya pada Minggu (2/5) pukul 5 sore. "Saya pakai masker. Baru dilepas di dalam. Awalnya iseng ingin beropini aja begitu mengenai penggunaan masker," akunya.

Ia mengaku menyesali perbuatan dan kata-kata yang dilontarkan dalam video. Lelaki yang memiliki anak berumur 3 bulan itu bahkan mengaku apa yang dilakukannya tidak pantas. "Itu saya menyesali kata kata yang saya ucapkan memang tidak pantas," ujarnya.

Ketika diamankan dan gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, lelaki asal Driyorejo, Gresik itu hanya mengenakan masker kain. Buff yang dikenakannya berwarna oranye dan hitam. Ia mengaku belum banyak mengetahui Covid-19. Ketika membuat video, Ia hanya beropini. "Saya masih abu-abu masalah korona, itu hanya opini saya, selebihnya tahu saya bahwa korona itu ada," ujarnya.

Opini itu, lanjutnya, diketahui dari salah seorang kawannya yang menjadi perawat. Ketika ditanya kapan Ia akan berhenti melakukan hal itu, Ia mengaku kapok. Ditanya apakah Ia akan menggunakan masker setelah anaknya terkonfirmasi Covid-19, Ia tampak ketakutan. "Jangan. Intinya saya menyesal," tutur lelaki itu.

Untuk itu, Ia meminta maaf pada seluruh warga Indonesia. Ia menyesal telah mencederai semangat menjaga protokol kesehatan. "Saya minta maaf pada seluruh warga Indonesia yang sudah melihat instastory saya, terutama warga Surabaya. Saya telah mencederai semangat masyarakat indonesia, terutama masyarakat Surabaya dalam menjaga protokol kesehatan," akunya.

Ia juga berjanji akan menaati dan mematuhi protokol kesehatan. "Untuk selanjutnya, saya akan menaati dan mematuhi protokol kesehatan, terutama dalam memakai masker," tukasnya. (*)

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=8bNcdJhO-T4

 

___

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore