
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta. (Febry Ferdian/Jawa Pos)
JawaPos.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga sejumlah pengusaha rokok memperoleh keuntungan tidak sah dari praktik suap. Mereka terlibat penyalahgunaan pita cukai dalam perkara dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa keuntungan tersebut berasal dari selisih biaya antara pembelian pita cukai resmi dan praktik manipulasi yang terjadi di lapangan.
“Para pihak diduga diuntungkan karena seharusnya mereka mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli pita cukai resmi. Namun, melalui pengkondisian atau penyalahgunaan, misalnya pita cukai linting digunakan untuk rokok mekanik, muncul selisih harga yang signifikan,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (14/4).
Menurutnya, selisih harga tersebut menjadi sumber illegal gain atau keuntungan tidak sah bagi pelaku usaha rokok. Sebab, distribusi rokok diatur secara ketat melalui mekanisme pita cukai.
Oleh karena itu, setiap penyimpangan dalam sistem ini berpotensi membuka peluang keuntungan besar secara ilegal.
“Artinya, ada keuntungan tidak sah yang diperoleh oleh para pengusaha dari barang yang distribusinya dibatasi dan diatur melalui pita cukai,” tegas Budi.
Dalam penyidikan kasus ini, KPK sudah memeriksa sejumlah pengusaha rokok. Pemeriksaan ini untuk menelusuri aliran dana dan dugaan keterlibatan mereka dalam praktik suap tersebut.
Pemeriksaan terhadap pihak swasta dilakukan untuk mengungkap peran mereka sebagai pemberi suap maupun sebagai pihak yang menikmati hasil penyalahgunaan sistem cukai.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
