Penampakan barang bukti uang Rp 5 miliar di dalam 5 koper ditemukan KPK dari kasus korupsi Bea Cukai, dari penggeledahan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (13/2).
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memeriksa pengusaha asal Semarang, Jawa Tengah, Heri Setiyono (HS) alias Heri Black di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/5). Heri Black diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengurusan barang impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), setelah sebelumnya mangkir panggilan penyidik.
"Hari ini, penyidik juga menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Sdr. HS, selaku karyawan swasta dalam perkara bea dan cukai," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin (18/5).
Heri Black telah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejak pukul 09.04 WIB. Saat ini, Heri Black sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.
"Yang bersangkutan langsung dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," ucap Budi.
Sebelumnya, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Heri Black pada 8 Mei 2026. Namun, Heri Black tidak memenuhi panggilan tersebut dan baru hadir pada pemeriksaan hari ini.
Diketahui, penyidik KPK juga telah menggeledah rumah Heri Black di wilayah Semarang beberapa waktu lalu terkait kasus di Ditjen Bea Cukai. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen hingga barang bukti elektronik.
Terkait barang bukti elektronik, Budi menyebut penyidik menemukan dugaan perintangan penyidikan terkait adanya upaya pengondisian perkara yang tengah ditangani KPK di Ditjen Bea Cukai. Namun, Budi belum menjelaskan secara rinci pihak yang diduga bisa mengondisikan perkara tersebut.
Budi pun tak memungkiri tengah membidik tersangka baru, khususnya tersangka kasus perintangan penyidikan. Heri Black diduga terafiliasi dengan PT Blueray Cargo, dimana pimpinan dari perusahaan jasa impor barang itu, yakni John Field telah menyandang status terdakwa dan tengah disidangkan dalam kasus tersebut.
"Dari barbuk yang diamankan dan disita tersebut, penyidik mendapatkan informasi adanya upaya untuk menghambat proses penyidikan perkara ini," kata Budi saat dikonfirmasi JawaPos.com, Jumat(15/5).
Menurut Budi, perintangan penyidikan itu datang dari pihak eksternal. Dalam penggeledahan itu, penyidik KPK membawa sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan PT Blueray Cargo.
"Dari penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah catatan dan barang bukti elektronik," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022