Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 22.51 WIB

Tak Ambil Pusing Dilaporkan Organisasi Jurnalis, Hotman Paris Siap Penuhi Panggilan Polisi

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Hotman Paris Hutapea tak ambil pusing meski sudah dilaporkan oleh 2 organisasi jurnalis ke Polda Metro Jaya. Dia menyatakan siap memenuhi panggilan polisi. Belum lama, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan Media Independen Online Indonesia mengadukan pengacara kondang tersebut kepada aparat kepolisian.

Hotman dilaporkan atas dugaan penghinaan kepada jurnalis. Polda Metro Jaya memastikan sudah menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka berniat memanggil Hotman untuk diperiksa sebagai terlapor. Baik atas laporan yang dilayangkan oleh PWI Pusat maupun Media Independen Online Indonesia. Atas hal itu, pengacara nyentrik tersebut tidak ambil pusing.

”Don’t worry lah, don't worry,” kata Hotman saat ditanya oleh awak media terkait laporan polisi yang dilayangkan oleh PWI dan Media Independen Online Indonesia.

Hotman pun menjelaskan kembali bahwa dirinya tidak ada maksud menghina, melecehkan, atau merendahkan jurnalis. Menurut dia, kalimat lu punya otak nggak disampaikan dalam konteks pribadi, bukan kepada organisasi atau semua jurnalis. Saat itu, dia tengah memberikan keterangan usai mendampingi Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan di Kejagung.

”Itu kan dari orang ke orang (konteksnya). Kan gue terangin dia panjang lebar, dia nggak (ngerti), dia terus ngotot, akhirnya harusnya jawabannya lu ngerti nggak sih? Gue bilang sama saja dengan otak lu punya otak nggak sih, kok nggak ngerti. Dan itu ke oknum, bukan ke organisasi. Jadi itu delik aduan bukan delik pers,” jelasnya.

Meski begitu, Hotman memastikan bahwa dirinya akan tetap memenuhi panggilan penyidik apabila memang dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Menurut dia, sebagai orang yang taat hukum, dia tidak akan menghindar. Apalagi, dia yakin tidak pernah bermaksud menghina, melecehkan, atau merendahkan jurnalis yang selama ini dekat dengan dirinya.

”Ya pasti datanglah kalau dipanggil. Aduh gua kan taat hukum. Jadi, nggak ada apa-apa, itu nggak masalah. Kalau gue bilang lu ngerti nggak sih, itu artinya lu itu siapa? Ya kau kan? Kau itu siapa? Perorangan. Gue kan nggak pernah menyinggung lembaga pers. Dan juga itu bukan press conference, itu kan doorstop gitu lho,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Hotman menyatakan bahwa tidak ada yang dihina dari kalimat tersebut. Dia justru sudah berusaha menjawab dan menjelaskan semampunya. Namun, dia merasa yang mendapat penjelasan tidak kunjung mengerti hingga terus memberondong pertanyaan. Akhirnya keluar kalimat yang belakangan menjadi sorotan dan berujung laporan polisi.

”Siapa yang dihina kalau misalnya begini, kalau gua terangin lu terus menerus, tapi lu nggak ngerti-ngerti atau nggak mau terima. terus gua tanya lu otaknya dimana kok, lu punya otak nggak sih? Itu kan pertanyaan, karena gua udah terangin tapi nggak mau ngerti,” ujarnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore