Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 01.42 WIB

Eks Staf Yaqut Yakin Ada Aliran USD 1 Juta ke Nusron Wahid di Pansus Haji

Staf khusus Menteri Agama era Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Staf khusus Menteri Agama era Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Mantan Staf Khusus eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, meyakini ada aliran uang senilai USD 1 juta kepada Ketua Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024, Nusron Wahid.

Pernyataan itu disampaikan Gus Alex ketika menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

“Khusus Pansus itu, 1 juta US dolar,” kata Gus Alex.

Menurut Gus Alex, uang tersebut disalurkan melalui seseorang bernama Zainal Abidin.

Ia menyebut Zainal merupakan orang yang memiliki kedekatan dengan Nusron Wahid.

Ishfah pun menyatakan keyakinannya bahwa uang tersebut pada akhirnya sampai kepada Nusron.

“Saya yakin sampai Nusron, lewatnya si Zainal Abidin dan di situ ada orang yang namanya Khomsen sama Acong,” ungkapnya.

Dalam persidangan sebelumnya pada awal September 2026, Gus Alex dan eks staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Syaiful Bahri alias Bahri alias Bajak Laut, mengungkap adanya penyerahan uang sekitar USD 400.000 yang dikaitkan dengan Pansus Haji DPR RI.

“Apakah saudara saksi tahu bahwa pada waktu saudara saksi saya minta, saya minta saudara saksi untuk ketemu seseorang bernama Erik untuk menyerahkan sejumlah uang sebesar 400 ribu US dolar itu adalah untuk memenuhi permintaan saudara Zainal Abidin, temannya pak Nusron Wahid?” tanya Gus Alex kepada Syaiful Bahri dalam persidangan, Selasa (1/9).

“Waktu itu saya tidak tahu pak, tetapi setelah beberapa hari saya nanya ke bapak, itu sebenarnya siapa, baru bapak kasih tahu gitu,” jawab Bahri.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore