Ilustrasi kekuatan memori orang generasi lama yang hilang di era smartphone sekarang ini (Geediting)
JawaPos.com - usia 30 tahun ke atas, banyak orang masih bisa mengingat nomor telepon rumah masa kecil, nomor sahabat, atau bahkan nomor lama sendiri yang sudah tidak dipakai bertahun-tahun. Angka-angka itu masih tersimpan rapi di otak, seolah menjadi bagian dari identitas.
Namun di era smartphone, banyak orang bahkan tidak hafal nomor pasangannya sendiri. Semua diserahkan pada layar ponsel.
Menurut ulasan yang dikutip dari rezeki dan hoki, Minggu (11/01) berikut tujuh kemampuan memori penting yang dulu kuat, tetapi sekarang semakin melemah karena ketergantungan pada teknologi.
Dulu, orang terbiasa menghafal nomor sambil berjalan menuju telepon. Informasi disimpan di otak selama beberapa menit tanpa bantuan alat.
Inilah yang disebut working memory atau memori kerja. Ia seperti catatan tempel di otak. Semakin sering digunakan, semakin kuat daya ingat ini.
Sekarang, banyak orang bahkan tidak mau menahan informasi selama 10 detik karena langsung disimpan di ponsel. Padahal, otak justru perlu dilatih agar tetap tajam.
Menghafal nomor melatih otak mengenali pola. Misalnya membagi angka menjadi beberapa bagian atau mengingat angka yang berulang.
Teknik ini disebut chunking, dan sangat penting untuk menghafal hal kompleks seperti bahasa, musik, atau pidato. Tanpa sadar, generasi lama sudah melatihnya sejak kecil.
Sekarang kita mengenali nama di kontak, bukan mengingatnya. Ini disebut recognition, yang jauh lebih mudah daripada recall.
Padahal, daya ingat sejati adalah kemampuan memanggil informasi tanpa petunjuk. Orang yang bisa berbicara tanpa catatan atau mengingat detail lama adalah hasil latihan recall yang kuat.
Sebelum GPS, orang harus memperhatikan jalan, patokan, dan rute. Dari situ, otak membangun peta mental.
Kini, kita bisa sampai tujuan tanpa tahu bagaimana jalurnya. Akibatnya, memori spasial dan kesadaran lingkungan ikut melemah.
Menghafal nomor berarti mengulangnya berkali-kali. Ini disebut rehearsal, teknik dasar memperkuat memori.
Sekarang, rasa bosan langsung dihindari dengan membuka ponsel. Padahal, pengulangan kecil adalah kunci agar informasi melekat kuat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
