
seseorang yang masih mencatat dengan tangan / freepik
JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang, kebanyakan orang lebih memilih mengetik catatan di laptop, tablet, atau ponsel. Cara ini dianggap lebih cepat, praktis, dan mudah disimpan. Namun, masih ada sebagian orang yang setia mencatat dengan tangan di buku atau kertas.
Menariknya, menurut berbagai penelitian dalam psikologi kognitif, kebiasaan menulis tangan bukan sekadar soal preferensi. Cara ini ternyata mencerminkan pola pikir, cara belajar, dan bahkan karakter seseorang.
Orang yang memilih mencatat dengan tangan biasanya memiliki beberapa ciri khas tertentu yang membedakan mereka dari yang lebih sering mengetik. Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (2/4), terdapat delapan ciri khas tersebut.
1. Lebih Mendalam dalam Memahami Informasi
Menulis dengan tangan membutuhkan proses yang lebih lambat dibanding mengetik. Karena itu, otak dipaksa untuk menyaring informasi terlebih dahulu sebelum menuliskannya.
Secara psikologis, proses ini disebut sebagai deep processing. Orang yang menulis tangan cenderung:
Tidak sekadar menyalin
Lebih memilih merangkum
Memahami inti dari informasi
Akibatnya, mereka biasanya memiliki pemahaman yang lebih kuat dan tahan lama terhadap materi yang dipelajari.
2. Memiliki Daya Ingat yang Lebih Baik
Penelitian menunjukkan bahwa menulis dengan tangan membantu meningkatkan daya ingat dibandingkan mengetik.
Hal ini terjadi karena:
Melibatkan koordinasi motorik
Mengaktifkan lebih banyak area otak
Membuat informasi lebih “tertanam”
Orang dengan kebiasaan ini sering kali lebih mudah mengingat detail, konsep, bahkan percakapan penting.
3. Cenderung Lebih Fokus dan Minim Distraksi
Saat menulis di buku, tidak ada notifikasi, pop-up, atau gangguan digital lainnya. Berbeda dengan mengetik di perangkat yang terhubung internet.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
