Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 April 2026 | 15.24 WIB

Sering Menangis, Ini 5 Sifat Tersembunyi yang Tak Dimiliki Orang Lain

Ilustrasi menangis./Pexels

JawaPos.com - Orang yang sering menangis kerap dianggap “cengeng” atau lemah karena tidak bisa menenangkan diri sendiri. Namun, anggapan ini tidak selalu benar.

Faktanya, mereka yang mudah menangis justru bisa lebih matang secara emosional dibandingkan yang jarang menunjukkan perasaan.

Dilansir dari Times of India, berikut lima sifat tersembunyi yang biasanya dimiliki oleh orang yang sering menangis.

1.     Memiliki kecemasan atau stres yang lebih rendah

Menangis adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stres. Stres adalah akibat sampingan yang tak terelakkan dari jadwal yang padat dan target yang tak ada habisnya. Bila Anda tidak memberi diri Anda ruang untuk menangis, Anda akan terkungkung dalam kelelahan dan kenegatifan. Hal ini sering kali mengakibatkan masalah seumur hidup seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan sebagainya.

2.     Tidak peduli jika terlihat rentan

Sungguh suatu prestasi, untuk tidak peduli terlihat rentan. Kita semua takut dinilai lemah atau membiarkan diri kita mengekspresikan diri dengan bebas, tetapi mereka yang bisa menangis di depan orang lain tidak terlalu takut. Menjadi terlalu rentan mungkin buruk, tetapi tidak mempermasalahkan menjadi rentan sampai batas tertentu.

3.     Memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik

Kecerdasan emosional merupakan parameter perbandingan yang penting saat ini. Jika Anda membiarkan diri Anda menangis, kemungkinan besar Anda memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik daripada mereka yang tidak menangis. Ini berarti Anda berhubungan dengan perasaan Anda dan Anda menilai serta menanggapinya. Ini tidak memberi ruang bagi emosi yang terpendam.

4.     Merupakan teman yang baik

Persahabatan adalah hubungan emosional yang perlu terbuka terhadap ekspresi emosional. Karena mereka yang sering menangis memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik, mereka mendorong orang lain untuk tetap berhubungan dengan diri emosional mereka. Mereka mampu memahami emosi orang lain dengan lebih mudah.

5.     Tidak peduli terhadap omongan orang sekitar

Menangis di depan umum merupakan hal yang tabu, terutama bagi kaum pria. Kita masih berjuang untuk kesetaraan gender dan menangis belum dianggap sebagai hal yang hanya dilakukan oleh kaum wanita. Jadi, jika yang menangis adalah seorang pria, tentu saja ia lebih baik daripada peran gender yang dipaksakan oleh masyarakat kepadanya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore