
seseorang yang tidak memiliki keluarga dekat untuk diandalkan. (Freepik/krakenimages.com)
JawaPos.com - Tidak semua orang tumbuh atau hidup dengan keluarga yang hangat, suportif, dan bisa diandalkan. Dalam psikologi, ketiadaan dukungan keluarga dekat—baik secara emosional maupun praktis—sering kali membentuk pola perilaku tertentu.
Menariknya, banyak dari perilaku ini tidak disadari oleh pelakunya sendiri, karena telah menjadi mekanisme bertahan hidup sejak lama.
Artikel ini tidak bertujuan menghakimi, melainkan membantu memahami. Sebab di balik kemandirian ekstrem, sikap tertutup, atau kebiasaan “selalu kuat”, sering tersembunyi cerita tentang seseorang yang belajar menjalani hidup tanpa sandaran keluarga.
Dilansir dari Geediting, terdapat sembilan perilaku yang menurut psikologi kerap muncul pada individu yang tidak memiliki keluarga dekat untuk diandalkan.
1. Terlalu Mandiri dan Sulit Meminta Bantuan
Orang-orang ini sering terlihat sangat mandiri, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya wajar dibantu orang lain. Dalam psikologi, ini disebut hyper-independence.
Bukan karena mereka tidak percaya pada orang lain, melainkan karena pengalaman hidup mengajarkan satu hal: jika ingin selamat, harus mengandalkan diri sendiri. Meminta bantuan terasa tidak alami, bahkan memicu rasa bersalah atau takut mengecewakan.
2. Sangat Hati-Hati dalam Membangun Kedekatan Emosional
Mereka cenderung selektif, lambat membuka diri, dan menjaga jarak emosional. Bukan karena dingin, tetapi karena kedekatan emosional di masa lalu sering diiringi kekecewaan.
Dalam teori attachment, pola ini sering berkaitan dengan avoidant attachment, di mana individu belajar bahwa bergantung pada figur dekat tidak selalu aman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
