Direktur Marketing & Finance PT. Okta Sejahtera Insani Yudha Imam Sutedja sekaligus penyelenggara Hospital Expo mengatakan, Hospital Expo tahun ini didedikasikan untuk menjadi ajang edukasi kesehatan.
"Masyarakat umum juga dapat mengunjungi stand-stand pameran yang menyediakan berbagai alat kesehatan untuk kepentingan pribadi seperti alat cek gula darah, termometer, kursi roda, kruk, hingga pemerah ASI," ujarnya kepada wartawan, Rabu (11/10).
Yudha mengatakan, terdapat dua topik talkshow yang ditujukan bagi masyarakat awam untuk mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan yang akan diselenggarakan di Hall B JCC, pada Kamis, 19 Oktober 2023.
Talkshow pertama akan diselenggarakan pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, dengan judul Menunda Proses Menua dengan menghadirkan motivator kesehatan dan penulis buku Dr. Handrawan Nadesul.
Sedangkan talkshow kedua akan mengupas penyakit Autoimun Multipel Sklerosis (MS) & Neuromyelitis Optica (NMO) pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, narasumber yang akan dihadirkan Dr. dr. Riwanti Estiasari, Sp.S (K) yang akan membawakan tema Penyakit Autoimun Multipel Sklerosis (MS) & Neuromyelitis Optica (NMO): Serupa Tapi Tak Sama.
Selain itu akan berbicara pula pendiri dan Presiden Yayasan Multipel Sklerosis Indonesia R.A. Kanya Puspokusumo yang mengupas topik Hidup Bahagia MS & NMO, Memperbaiki dan Meningkatkan Kualitas Hidup Penyandang MS & NMO.
Yudha menyatakan, Hospital Expo 2023 telah diselenggarakan untuk ke 35 kalinya dan menjadi pameran alat-alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit terbesar se-Asia Tenggara.
”Dengan bertambahnya jumlah stand dan target pengunjung tahun ini, kami harapkan Hospital Expo juga mendukung industri alat kesehatan dalam negeri dan perekonomian nasional” kata Yudha.
Ia menyebutkan, kalangan masyarakat luas dapat berpartisipasi pada rangkaian Hospital Expo untuk mencari alat–alat kesehatan, mengikuti talkshow, melakukan pemeriksaan gratis, seperti pengecekan gula darah, golongan darah, tekanan darah, lemak tubuh, asam urat, kolesterol, serta donor darah.
"Untuk masuk area Hospital Expo ke-35, cukup registrasi dan menyumbang ke PMI DKI Jakarta sebesar Rp 10.000. Anda juga bisa mengisi formulir registrasi di tautan https://linktr.ee/hospitalexpoID yang juga memuat media sosial Hospital Expo," jelasnya.
Secara paralel, Yudha menjelaskan bahwa para anggota organisasi yang beranggotakan lebih dari 2.731 rumah sakit dari 32 provinsi dan 18 asosiasi rumah sakit itu juga dapat memenuhi kebutuhan informasi serta berbelanja berbagai jenis alat kesehatan dengan teknologi terkini dengan harga kompetitif.
Untuk diketahui, Hospital Expo merupakan pameran alat kesehatan yang menargetkan kalangan rumah sakit dan masyarakat umum yang menempati seluruh area JCC seluas 21.355 m2 terdiri dari 923 stand yang mencakup 334 perusahaan nasional dan 235 perusahaan internasional asal Tiongkok, Taiwan, Jepang, Korea, Singapura, Thailand, Malaysia, Austria, Belgia, dan Rusia.
Tahun ini diproyeksikan 12 ribu pengunjung akan datang setiap harinya ke Hospital Expo. Adapun alat kesehatan yang dipamerkan mulai perangkat diagnosa, baju seragam, alat tindakan gawat darurat, mesin laundri, tempat tidur perawatan hingga peranti teknologi informasi.