ILUSTRASI Seblak. (Cookpad)
JawaPos.com—Seblak menjadi salah satu jajanan favorit banyak orang. Makanan khas Jawa Barat ini terbuat dari kerupuk yang direbus bersama sayur dan bumbu halus.
Bumbu yang digunakan pada seblak terdiri dari kencur, bawang merah, bawang putih, garam, dan cabai rawit. Salah satu alasan mengapa seblak disukai banyak orang adalah karena citarasanya yang pedas dan gurih sedap.
Pada tahun 2018, sempat ramai menjadi bahan perbincangan bahwa mengonsumsi seblak dapat menyebabkan penyakit usus buntu karena bahan rebusan kerupuknya dianggap tidak bisa dicerna oleh usus.
Informasi tersebut dinyatakan tidak benar oleh seorang ahli gizi. Namun demikian, bukan berarti kita diperbolehkan untuk mengonsumsi seblak setiap hari.
Melansir dari nibble.id, efek buruk seblak bagi kesehatan bukan berasal dari bahan dasar kerupuk yang digunakan dalam pembuatannya. Melainkan dari tambahan bumbu-bumbu yang membuat cita-rasanya pedas dan gurih.
Kandungan dalam Seblak yang Membahayakan Kesehatan
Terdapat beberapa faktor mengapa mengonsumsi seblak dapat membahayakan kesehatan, yaitu:
Rasa tajam dan pedas memang bisa menimbulkan sensasi yang menggugah. Selain itu, mengonsumsi seblak dengan level pedas yang tinggi juga menantang dan memuaskan bagi beberapa orang.
Namun perlu diingat bahwa mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas memiliki pengaruh yang kurang baik untuk pencernaan. Masih dilansir dari nibble.id, masalah pencernaan bisa ditimbulkan akibat bahan dalam cabai yang disebut capsaicin.
Kandungan capsaicin bisa menyebabkan inflamasi atau peradangan pada lapisan mukosa lambung dan bagian dalam usus serta organ pencernaan. Jika hal tersebut terjadi terus-menerus, akan menimbulkan kerusakan organ pencernaan yang parah.
Kandungan capsaicin tersebut bisa menyebabkan iritasi pada organ usus halus dan besar. Akibatnya, bisa menimbulkan sakit perut dan diare.
Selain itu, beberapa orang juga mengonsumsi seblak saat perut masih kosong. Hal tersebut dapat menimbulkan efek yang lebih buruk lagi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
