
Ilustrasi hamil.
“Teknologi ini membantu merangsang produksi kolagen dan hyaluronic acid sehingga dapat mengencangkan kulit dan memperbaiki tekstur,” jelasnya.
Selain digunakan untuk peremajaan wajah, teknologi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk body contouring di beberapa area tubuh serta prosedur vaginal tightening dengan metode minimal invasif.
Di sisi lain, dr. Maria juga mengingatkan bahwa selama bulan Ramadhan perubahan pola makan, hidrasi, dan waktu tidur dapat memengaruhi kondisi kulit. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan tetap menjaga asupan cairan dari waktu berbuka hingga sahur serta mengonsumsi makanan bergizi yang kaya antioksidan dan protein.
“Dengan menjaga hidrasi, nutrisi, dan pola hidup yang seimbang, kesehatan kulit tetap dapat terjaga selama menjalani puasa,” tutup dr. Maria.
