Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 19.33 WIB

Peran Nutrisi bagi Kesehatan Mental: Omega-3, Diet Mediterania, dan Sumbu Usus Otak Teruji Ilmiah

Ilustrasi Nutrisi (Freepik) - Image

Ilustrasi Nutrisi (Freepik)

JawaPos.com - Kesehatan mental tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial, tetapi juga oleh apa yang Anda konsumsi setiap hari. 

Pola makan yang tidak seimbang dapat memperburuk suasana hati, meningkatkan risiko depresi, serta mengganggu fungsi kognitif. 

Sebaliknya, nutrisi yang tepat mampu mendukung kerja otak secara optimal dan menjaga stabilitas emosi.

Dalam dua dekade terakhir, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa hubungan antara makanan dan kesehatan mental bukan sekadar asumsi, melainkan fakta berbasis bukti. 

Cabang ilmu baru yang dikenal sebagai psikiatri nutrisi berkembang pesat dan menyoroti bagaimana pola makan, zat gizi, serta interaksi usus dan otak memengaruhi kondisi mental seseorang.

Seiring meningkatnya bukti ilmiah, pendekatan terhadap kesehatan mental mulai bergeser. 

Selain terapi dan obat-obatan, intervensi nutrisi kini dipertimbangkan sebagai bagian penting dalam upaya pemulihan. 

Hal ini membuka peluang baru bagi Anda untuk menjaga kesehatan mental melalui langkah yang lebih sederhana namun berdampak besar.

Simak selengkapnya yang dirangkum dari Psychology Today pada Sabtu (11/04).

1. Pola Makan Membentuk Suasana Hati dan Fungsi Otak
Apa yang Anda konsumsi memiliki dampak langsung terhadap kinerja otak. 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore