Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Mei 2026 | 01.01 WIB

Beda Jenis Hantavirus HPS di Kapal Pesiar MV Hondius dengan HFRS yang Ada di Indonesia

ILUSTRASI: Hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI: Hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com – Perbedaan dua tipe hantavirus memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cara mengatasinya. Ada dua tipe hantavirus secara umum, yaitu Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Andi Saguni menegaskan jenis hantavirus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan virus yang terdeteksi pada kasus kapal pesiar MV Hondius. Di Indonesia, kasus yang ditemukan termasuk tipe HFRS, sedangkan kasus di kapal pesiar merupakan tipe HPS. Lantas, apa perbedaannya?

Hantavirus sendiri berasal dari famili Hantaviridae dan ordo Bunyavirales dengan puluhan strain yang dapat menginfeksi tikus.

Ia menjelaskan, tipe HFRS yang ditemukan di Indonesia umumnya tersebar di Asia dan Eropa. Gejalanya meliputi demam, lemas, sakit kepala, nyeri badan, hingga muncul warna kuning pada tubuh atau jaundice.

“CFR-nya atau angka kematiannya itu antara lima persen sampai dengan lima belas persen. Masa inkubasinya satu hingga dua minggu,” ujar Andi dalam konferensi pers, Senin (11/5).

Andi mengatakan, tipe HFRS sudah ditemukan di Indonesia sejak 1991 baik pada manusia maupun tikus.

Strain yang ditemukan di Indonesia antara lain Seoul Virus, Hantaan Virus, dan Puumala Virus dengan reservoir utama berupa tikus got atau Rattus norvegicus. Menurutnya, penularan tipe HFRS di Asia dan Eropa hingga kini belum terbukti dapat terjadi antarmanusia.

“Untuk tipe HFRS yang ada di Asia dan Eropa, sampai saat ini belum ada bukti yang menunjukkan terjadinya penularan antar manusia,” katanya.

Adapun penularan hantavirus tipe HFRS umumnya terjadi melalui kontak dengan tikus atau celurut, baik melalui gigitan, urin, feses, maupun debu yang terkontaminasi ekskresi hewan tersebut.

HPS di MV Hondius Punya Angka Kematian Lebih Tinggi

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore