Ilustrasi Dogecoin yang sedang menghadapi tren penurunan harga. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Volume perdagangan harian Dogecoin terus anjlok sejak mencapai puncaknya pada November 2024. Dari yang sempat tembus USD 60 miliar, kini DOGE hanya mencatatkan volume harian di bawah USD 5 miliar sepanjang April 2025.
Dikutip dari NewsBTC, Selasa (7/4), penurunan volume ini sejalan dengan harga Dogecoin yang ikut jatuh lebih dari 50 persen dalam enam bulan terakhir. Penurunan tajam tersebut membuat banyak investor, terutama trader posisi long, merugi besar.
Menurut data Coinglass, volume sempat naik sedikit, namun tetap belum cukup signifikan untuk membalikkan tren bearish yang tengah melanda pasar kripto. Bahkan, dalam satu hari saja, likuidasi posisi long Dogecoin mencapai lebih dari USD 4 juta.
Faktor eksternal juga memperparah situasi. Kebijakan tarif Presiden Donald Trump disebut-sebut sebagai pemicu kejatuhan pasar saham terburuk sejak 2010. Dampaknya menjalar ke pasar kripto, dengan Bitcoin turun hingga mendekati USD 75.000 dan altcoin seperti Dogecoin terpukul lebih dalam.
Namun tak semua analis bersikap pesimis. Seorang analis kripto bernama Trader Tardigrade justru melihat pola historis yang menunjukkan potensi lonjakan besar bagi DOGE.
Lewat unggahannya di X (sebelumnya Twitter), ia menunjukkan kesamaan pola grafik Dogecoin dengan siklus tahun 2016 dan 2021.
Jika pola ini berulang, maka Dogecoin disebut berpeluang naik tinggi dengan target harga mencapai USD 2,1.
“Dogecoin is about to surge again,” tulisnya yakin dalam cuitan tersebut.
Meski pasar masih dibayangi tekanan bearish, sebagian komunitas kripto tetap optimistis bahwa DOGE bisa kembali menjadi bintang seperti di masa lalu. Yang jelas, volume harus kembali hidup agar harga bisa ikut bangkit.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
