Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Oktober 2025, 18.00 WIB

Bull Flag Muncul, Bitcoin Berpeluang Rebound ke Rp 2,06 Miliar Oktober Ini

Ilustrasi bitcoin (BTC) yang trennya positif dan berpotensi bullish. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi bitcoin (BTC) yang trennya positif dan berpotensi bullish. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Bitcoin kembali menunjukkan performa kuat di awal Oktober 2025. Aset kripto terbesar di dunia ini diperdagangkan di kisaran USD 116.800 atau sekitar Rp 1,94 miliar per koin, dengan kapitalisasi pasar USD 2,32 triliun atau Rp 38.583 triliun dan volume harian USD 61,04 miliar atau Rp 1.016 triliun.

Dikutip dari News.Bitcoin, Kamis (2/10), harga Bitcoin bergerak dalam rentang intraday USD 112.819 hingga USD 116.900. Grafik harian memperlihatkan aset ini masih berkutat di bawah level resistance USD 117.000–118.000 atau Rp 1,94–1,96 miliar, level yang terakhir disentuh pada awal September.

Sejak menyentuh titik terendah USD 107.270 atau Rp 1,78 miliar, Bitcoin terus mencetak higher low yang mengindikasikan tren pemulihan. Volume perdagangan yang meningkat turut memperkuat sinyal optimisme pasar.

Pada grafik 4 jam, pola rounded bottom yang terbentuk sejak 25–28 September berkembang menjadi breakout tajam hingga USD 116.839 atau Rp 1,94 miliar. Struktur harga ini memperlihatkan pola higher low dan higher high, tanda kuat bahwa akumulasi dari investor besar tengah berlangsung.

Sementara itu, grafik 1 jam memperlihatkan terbentuknya pola bullish flag. Breakout candle yang dikonfirmasi dengan volume tinggi membawa harga ke USD 116.839. Trader jangka pendek kini mengincar area pullback di USD 115.800–116.000 (Rp 1,93 miliar), dengan batas pengaman di sekitar USD 115.000 atau Rp 1,91 miliar.

Meski tren jangka pendek tampak positif, indikator teknikal masih netral. Relative Strength Index (RSI) berada di level 59, Stochastic di 69, dan Commodity Channel Index (CCI) di 58. Angka-angka ini menunjukkan Bitcoin belum dalam kondisi jenuh beli.

Sinyal bullish juga muncul dari Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang baru saja menembus zona positif. Momentum indicator mencatat angka 1.505, cukup tinggi untuk mendukung tren kenaikan. Seluruh moving average periode pendek hingga panjang juga berada di bawah harga, dengan SMA 200 di level USD 104.932 atau Rp 1,74 miliar, yang menandakan kekuatan tren jangka panjang.

Dari sisi optimis, struktur harga yang solid, volume perdagangan yang meningkat, serta semua moving average yang mengarah ke atas memberi peluang Bitcoin menembus resistance USD 118.000 dan bahkan menguji USD 124.000 atau Rp 2,06 miliar.

Namun, para analis mengingatkan bahwa level USD 118.000 adalah area kunci. “Resistance ini ibarat tali beludru yang membatasi reli. Jika gagal ditembus, harga bisa kembali ke level USD 112.000 atau Rp 1,86 miliar,” tulis News.Bitcoin.

Dengan kondisi ini, pasar Bitcoin memang sedang berada di jalur bullish, tetapi potensi bull trap tetap mengintai jika volume tidak mendukung reli lanjutan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore