Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 27 Maret 2021 | 00.15 WIB

5 Hal Baru ini jadi Tren Wedding Selama Pandemi

Rivan Nurmulki dan Aprilia Indah Puspitasari saat melangsungkan pernikahan Agustus lalu. - Image

Rivan Nurmulki dan Aprilia Indah Puspitasari saat melangsungkan pernikahan Agustus lalu.

JawaPos.com - Situasi pandemi Covid-19 sepanjang 2020 lalu membuat sejumlah calon pasangan pengantin harus menunda rencana menggelar pesta pernikahan. Namun menyusul diadakannya program vaksinasi Covid-19, pemerintah perlahan mulai kembali mengeluarkan izin penyelenggaraan kegiatan namun dengan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.

Hal ini tentunya menjadi kabar gembira bagi para calon pasangan pengantin yang harus menunda rencana sakral mereka tersebut. Namun, tentu ada beberapa syarat agar pelaksanaannya sesuai protokol kesehatan.

Menjelang acara '165 Wedding Expo 2021' pada 3-4 April 2021, di Menara 165 Wedding, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Parakrama Organizer mengungkapkan calon pengantin selama ini masih membutuhkan referensi baru tentang cara paling sesuai untuk menggelar pernikahan pada masa adaptasi baru. Maka dari itu, penyelenggara pun tak lupa untuk menghadirkan kembali puluhan vendor pernikahan profesional.

"Mulai dari wedding organizer, catering, baju pengantin, dan masih banyak lainnya dimana masing-masing vendor telah menyesuaikan layanannya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," ungkap CEO Parakrama Organizer Tommy Yoewono di lokasi, Kamis (25/3).

Menurut Tommy, ada perubahan gaya dan tren pernikahan pada era pandemi yang menjadi favorit dan rekomendasi bagi calon pasangan. Tentu saja harus memperhatikan protokol kesehatan. Apa saja?

1. Kapasitas Terbatas

Ada hal baru yang terjadi selama pandemi yaitu dengan mengubah jumlah kapasitas tamu undangan menjadi lebih terbatas. Misalnya mengubah konsep menjadi lebih intim. Dari mulai tim wedding organizer, dekorasi, fotografi, dan lainnya harus lebih minimal.

2. Swab Test

Dikarenakan digelar saat Covid-19, umumnya pesta pernikahan saat ini mewajibkan seluruh penyelenggara termasuk panitia dan keluarga mempelai melakukan swab test terlebih dahulu. Namum hal itu umumnya bersifat sukarela untuk tamu undangan.

3. Konsep Dekorasi

Konsep dekorasi dibuat lebih efisien dengan tidak membuat spot terlalu kosong dan mengundang banyak tamu berkumpul di satu titik. Sehingga tidak mengundang banyak kerumunan. Dekorasi sekarang tentu saja ditantang lebih kreatif lagi.

4. Buffet Nyaris Ditiadakan

Sejumlah acara pernikahan di era pandemi umumnya mengubah konsep. Misalnya dengan tak menyajikan makanan dengan buffet. Akan tetapi membentuk meja dengan round table dan makanan diantar untuk para tamu. Atau bisa dengan menyerahkan makanan pada tamu dengan bentuk hampers atau nasi kotak yang dibawa pulang.

5. Lebih Suka Gaya Modern

Lantaran digelar saat pandemi, umumnya gaya busana pernikahan internasional atau modern lebih diminati dibandingkan tradisional. Tujuannya untuk menghemat rangkaian tahapan serta efisiensi rundown acara.

https://youtu.be/GnheUifgGbw

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore