
Rivan Nurmulki dan Aprilia Indah Puspitasari saat melangsungkan pernikahan Agustus lalu.
JawaPos.com - Situasi pandemi Covid-19 sepanjang 2020 lalu membuat sejumlah calon pasangan pengantin harus menunda rencana menggelar pesta pernikahan. Namun menyusul diadakannya program vaksinasi Covid-19, pemerintah perlahan mulai kembali mengeluarkan izin penyelenggaraan kegiatan namun dengan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.
Hal ini tentunya menjadi kabar gembira bagi para calon pasangan pengantin yang harus menunda rencana sakral mereka tersebut. Namun, tentu ada beberapa syarat agar pelaksanaannya sesuai protokol kesehatan.
Menjelang acara '165 Wedding Expo 2021' pada 3-4 April 2021, di Menara 165 Wedding, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Parakrama Organizer mengungkapkan calon pengantin selama ini masih membutuhkan referensi baru tentang cara paling sesuai untuk menggelar pernikahan pada masa adaptasi baru. Maka dari itu, penyelenggara pun tak lupa untuk menghadirkan kembali puluhan vendor pernikahan profesional.
"Mulai dari wedding organizer, catering, baju pengantin, dan masih banyak lainnya dimana masing-masing vendor telah menyesuaikan layanannya sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," ungkap CEO Parakrama Organizer Tommy Yoewono di lokasi, Kamis (25/3).
Menurut Tommy, ada perubahan gaya dan tren pernikahan pada era pandemi yang menjadi favorit dan rekomendasi bagi calon pasangan. Tentu saja harus memperhatikan protokol kesehatan. Apa saja?
1. Kapasitas Terbatas
Ada hal baru yang terjadi selama pandemi yaitu dengan mengubah jumlah kapasitas tamu undangan menjadi lebih terbatas. Misalnya mengubah konsep menjadi lebih intim. Dari mulai tim wedding organizer, dekorasi, fotografi, dan lainnya harus lebih minimal.
2. Swab Test
Dikarenakan digelar saat Covid-19, umumnya pesta pernikahan saat ini mewajibkan seluruh penyelenggara termasuk panitia dan keluarga mempelai melakukan swab test terlebih dahulu. Namum hal itu umumnya bersifat sukarela untuk tamu undangan.
3. Konsep Dekorasi
Konsep dekorasi dibuat lebih efisien dengan tidak membuat spot terlalu kosong dan mengundang banyak tamu berkumpul di satu titik. Sehingga tidak mengundang banyak kerumunan. Dekorasi sekarang tentu saja ditantang lebih kreatif lagi.
4. Buffet Nyaris Ditiadakan
Sejumlah acara pernikahan di era pandemi umumnya mengubah konsep. Misalnya dengan tak menyajikan makanan dengan buffet. Akan tetapi membentuk meja dengan round table dan makanan diantar untuk para tamu. Atau bisa dengan menyerahkan makanan pada tamu dengan bentuk hampers atau nasi kotak yang dibawa pulang.
5. Lebih Suka Gaya Modern
Lantaran digelar saat pandemi, umumnya gaya busana pernikahan internasional atau modern lebih diminati dibandingkan tradisional. Tujuannya untuk menghemat rangkaian tahapan serta efisiensi rundown acara.
https://youtu.be/GnheUifgGbw

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
