Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Maret 2024, 22.06 WIB

Mengenal Anak dengan Easy Temperament: Ceria dan Mudah Bergaul, Ortu Tetap Ajarkan Batasan

PSIKOLOG KLINIS: Ratna Sari SPsi MPsi. (Dok. Pribadi) - Image

PSIKOLOG KLINIS: Ratna Sari SPsi MPsi. (Dok. Pribadi)

Orang tua mana yang tidak happy jika punya anak ceria dan mudah diurus. Namun, anak easy temperament tetap butuh perhatian yang sama dan stimulasi. Ajarkan pula batasan dalam berinteraksi demi keamanannya.

---

TEMPERAMEN anak bisa dikenali sejak bayi. Pada anak easy atau fleksibel, karakteristik kepribadiannya mudah berinteraksi. Dia juga konsisten merespons positif stimulasi atau perubahan yang diberikan.

”Mudah tersenyum saat dikudang, nggak gampang terganggu oleh perubahan dadakan, contoh tiba-tiba ada suara keras, kagetnya sementara saja, tidak lantas jadi cranky,” tutur Ratna Sari MPsi psikolog CH CHt CPHt CPNNLP.

Emosinya pun tergolong stabil sehingga bisa mengatasi stres dan tidak mudah frustrasi. Ciri paling terlihat, pola tidurnya teratur. Sekalipun di tempat yang baru. Mereka mudah dikondisikan.

”Nggak bikin ortunya kerepotan karena tidurnya larut. Jarang lah sulit tidur itu meski pindah tempat. Misal, besok Lebaran ke rumah eyangnya ya nyaman aja, tidak rewel,” imbuh psikolog klinis itu.

Ratna menyebut anak yang lahir dengan temperamen easy tetap bisa berubah seiring waktu. Kondisi itu dipengaruhi stimulasi dan pola asuh yang diberikan. Sering kali, lanjut dia, ortu kurang memberikan perhatian dan stimulasi pada anak easy.

”Karena dirasa anaknya anteng-anteng saja, ceria, kurang menjadi fokus perhatian,” ucap founder Ertamentari Psikolog itu.

Ratna menekankan ortu yang punya anak easy justru harus lebih berhati-hati. Sering kali ortu kebingungan memahami kebutuhan anak. Sebab, anak tidak banyak protes dan menuntut.

”Anak easy juga jarang menunjukkan konflik dan cenderung tenang sehingga kita mengabaikan kebutuhan emosionalnya,” lanjutnya.

Ajarkan pula batasan dalam berinteraksi, khususnya dengan orang asing. Sebab, anak easy mudah akrab, terbuka, dan ramah dengan orang baru. Mereka bisa nyaman bicara dengan orang asing lantaran berada di kondisi netral terhadap kecemasan.

”Ortu perlu memberikan contoh bagaimana berinteraksi dengan orang, termasuk orang yang baru dijumpai supaya mereka belajar apa yang boleh dan apa yang perlu dibatasi. Jadi, bisa melindungi diri dari risiko bahaya,” ujarnya.

Minta anak untuk selalu izin dulu ke ortu jika akan pergi dengan teman atau orang lain. Tidak melulu akrab, anak easy juga memiliki kondisi malu dan hati-hati terhadap orang asing. Bergantung pengalaman yang pernah mereka dapatkan. Jadi, meski easy child mudah dirawat, ortu tetap perlu memberikan perhatian yang sama. (lai/c6/nor)

PERHATIAN SAMA: Anak dengan easy temprament ramah dan mudah akrab dengan orang baru. Penting bagi orang tua tetap memberi perhatian dan batasan dalam berinteraksi.

CIRI ANAK EASY TEMPERAMENT

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore