
Ilustrasi mengajari anak belajar keuangan (our-team/freepik.com)
JawaPos.com - Pikirkan kembali bagaimana kamu belajar mengelola uang baik di rumah, sekolah, atau pengalaman langsung.
Carrie Schwab-Pomerantz mengatakan banyak orang menyesal tidak mempelajari dasar-dasar keuangan lebih awal. Memahami pengelolaan uang sebelum memasuki dunia kerja sangat penting.
Chris Kawashima mengingatkan orang tua agar mempersiapkan anak-anak menghadapi tantangan finansial, sementara Carrie dan Chris berbagi tips dalam membentuk kebiasaan keuangan sehat pada anak.
Melansir schwab.com, berikut ini berbagai cara mengajarkan kepada anak-anak manajemen keuangan yang tepat.
1. Kenalkan nilai uang
Memberikan uang saku merupakan salah satu cara untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan hidup yang penting, seperti pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan keuangan. Ketika anak-anak punya uang sendiri, mereka akan lebih termotivasi belajar tentang nilai uang dan bagaimana cara mengelola uang secara bijak.
2. Tekankan untuk menabung
Menabung tidak hanya mengumpulkan uang, tetapi juga mengenai mengembangkan sikap mental yang positif terhadap uang. Dengan mendorong anak-anak menabung demi tujuan jangka panjang, kita membantu mereka membangun rasa percaya diri dan keyakinan akan kemampuan mereka dalam mencapai tujuan.
Membiasakan diri untuk menyisihkan sebagian kecil dari setiap penghasilan menjadi langkah pertama menuju kemandirian finansial. Selain itu, menabung juga bisa membantu anak-anak mengembangkan keterampilan pengambilan keputusan dan perencanaan keuangan.
3. Bantu menetapkan anggaran
Sebagai orang tua, kita mempunyai peran penting dalam mengajarkan anak-anak kita tentang pengelolaan keuangan. Saat anakmu memulai karier mereka, coblah luangkan waktu guna mendiskusikan pentingnya menyusun anggaran, menabung, dan berinvestasi.
Carrie menjelaskan bahwa banyak tunjangan perusahaan yang dapat membantu anakmu mencapai tujuan finansial mereka. Dengan menjadi mentor keuangan bagi anakmu, kamu dapat membantu mereka dalam menciptakan keputusan finansial yang bijak sepanjang hidup mereka.
4. Perkenalkan mereka pada pekerjaan
Menurut Carrie, hasil penelitian menunjukkan bahwa anak muda yang memiliki pekerjaan cenderung lebih terampil dalam menabung dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua guna memastikan anak mereka mulai menabung sebagian dari setiap penghasilan yang mereka peroleh.
Orang tua juga bisa mendorong anak berkontribusi bagi pengeluaran seperti bensin atau tiket film. Carrie menegaskan bahwa wajar apabila anak diminta membayar sebagian dari pengeluaran pribadi mereka, karena ini mengajarkan tanggung jawab dan menghargai uang yang mereka hasilkan. Tindakan ini membantu anak memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
