
Ilustrasi seorang manipulator ulung yang berusaha untuk menguasai pikiran seseorang.
JawaPos.com - Manipulasi psikologis adalah seni halus yang sering kali digunakan oleh individu-individu dengan niat tersembunyi untuk mengendalikan, mempengaruhi, atau memanipulasi orang lain tanpa mereka sadari.
Taktik-taktik ini tidak hanya menciptakan kebingungannya, tetapi juga mempengaruhi cara seseorang berpikir, merasa, dan bertindak.
Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa taktik manipulatif yang sering digunakan oleh sang manipulator ulung untuk menguasai pikiran Anda dan bagaimana mereka memanfaatkan kelemahan emosional Anda untuk mendapatkan kendali.
Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Minggu (12/1), berikut merupakan 7 taktik manipulatif yang digunakan sang manipulator ulung untuk menguasai pikiran Anda.
1. Pemerasan Emosional
Pemerasan emosional adalah bentuk manipulasi di mana seseorang menggunakan perasaan bersalah, takut, atau terikat secara emosional untuk memaksa Anda melakukan sesuatu untuk mereka.
Mereka sering kali menggunakan kalimat seperti, “Jika kamu benar-benar mencintaiku, kamu akan melakukannya untukku,” untuk menekan Anda.
Taktik ini sangat efektif karena membuat Anda merasa bersalah jika menolak permintaan mereka, meskipun sering kali permintaan itu tidak wajar atau merugikan Anda.
Anda cenderung akan merasa terikat secara emosional untuk memenuhi keinginan mereka, bahkan jika itu tidak adil atau tidak masuk akal.
2. Perlakuan Diam (silent treatment)
Perlakuan diam atau silent treatment adalah taktik di mana seseorang secara sengaja mengabaikan Anda, dan memberikan hukuman emosional dengan tidak merespons atau berbicara kepada Anda.
Hal ini bisa terjadi setelah ada ketidaksepakatan atau konflik, di mana orang tersebut memilih untuk tidak berbicara dengan Anda sama sekali, bahkan mungkin tidak membalas pesan atau panggilan telepon Anda.
Perlakuan diam ini bertujuan untuk membuat Anda merasa bingung, tidak tahu harus berbuat apa, dan akhirnya merasa bersalah atas konflik tersebut.
Ini adalah cara mereka untuk mengendalikan Anda dan membuat Anda merasa tertekan untuk meminta maaf atau mencari cara untuk menyelesaikan masalah, meskipun mereka tidak bersedia berkomunikasi dengan Anda.
3. Menyimpan Catatan Utang Budi

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
