Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 12.53 WIB

Mengapa Ada Orang yang Bisa Mengingat Mimpi dan Sebagian Lainnya Langsung Lupa? Ternyata Begini Penjelasannya

Ilustrasi orang-orang yang cenderung mengingat mimpi mereka dengan jelas biasanya menunjukkan 7 ciri khusus ini menurut psikologi. (Pexels/Andrea Piacquadio) - Image

Ilustrasi orang-orang yang cenderung mengingat mimpi mereka dengan jelas biasanya menunjukkan 7 ciri khusus ini menurut psikologi. (Pexels/Andrea Piacquadio)

JawaPos.com - Mengapa ada orang yang bisa mengingat mimpi? Pertanyaan ini mungkin sesekali muncul di benak mereka yang justru langsung melupakan mimpi ketika bangun tidur.

Memang ada faktor tertentu yang membuat orang dapat mengingat mimpi dengan jelas. Namun sebelum membahas hal tersebut, perlu diketahui juga bagaimana manusia bisa bermimpi.

Dilansir dari Healthline, mimpi terjadi ketika tidur memasuki fase rapid eye movement atau REM. Pada tahap tersebut, mata bergerak cepat, ada peningkatan gerak tubuh, serta nafas pun juga menjadi lebih cepat.

Mimpi muncul di fase itu bukan tanpa alasan. Aktivitas gelombang otak lebih mirip seperti saat sedang terjaga.

Umumnya fase REM dimulai setelah 90 menit tertidur dan bisa berlanjut jingga jelang satu jam sebelum akhirnya terbangun. Dr. Alex Dimitriu, dokter bidang psikiatri dan pengobatan tidrur, mengatakan bahwa umumnya semua orang akan bermimpi meskipun tak semuanya mengingat.

Tapi, kenapa ada yang bisa mengingat mimpi dan sebagian tidak? Begini penjelasannya.

1. Proses Pemisahan Informasi Penting dan Tidak

Dokter Sujay Kansagra seorang pakar kesehatan tidur di Matters Firm menjelaskan, sebab manusia tidak mampu mengingat mimpi adalah adanya proses pemilihan antara informasi yang penting dan tidak selama fase tidur.

Mimpi berlangsung ketika otak memproses informasi. Hal yang sekiranya tidak perlu akan dibuang, kemudian dipindahkan ke memori jangka pendek, sementara hal penting diserahkan kepada memori jangka panjang.

Jadi, apabila ada orang yang dapat menceritakan kembali mimpinya dengan jelas, kemungkinan ada ada perbedaan kemampuan dalam mengingat sesuatu secara umum.

Selain itu, mengingat mimpi juga berkaitan dengan wilayah otak yang disebut temporoparietal junction. Bagian ini memproses informasi dan emosi.

Di sisi lain, menurut Julie Lambert, temporoparietal junction pun berperan dalam menempatkan diri Anda dalam kondisi terjaga ketika tidur. Kemudian, otak akan memberi kode dan mengingat mimpi dengan jelas.

2. Stres dan Trauma

Mimpi bisa semakin jelas apabila mengalami stres dan trauma. Ketika bermimpi buruk, keesokan harinya mimpi tersebut dapat lebih diingat dengan jelas.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore