
Ilustrasi Jawa. (Freepik).
JawaPos.com - Budaya Jawa memiliki warisan yang kaya akan pitutur atau nasihat, termasuk dalam bentuk pantangan.
Orang tua zaman dahulu menyampaikan pantangan ini sebagai panduan hidup yang mengajarkan nilai-nilai etika, kesopanan, dan bahkan kesehatan.
Meskipun sebagian besar pantangan tersebut terkesan mitos, jika direnungkan lebih dalam, mereka menyimpan makna yang relevan hingga hari ini.
Pantangan-pantangan ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga adat dan tradisi, tetapi juga untuk membentuk karakter dan kepribadian yang baik.
Untuk itu, JawaPos.com telah merangkum dari kanal YouTube Belajar Bersama79 pada Sabtu (25/01) akan mengulas 10 pantangan Jawa kuno yang dipercayai dapat membawa kesialan jika dilanggar.
1. Tidak Boleh Makan Sambil Tiduran
Pantangan ini mengajarkan kita untuk menjaga etika saat makan sekaligus kesehatan pencernaan. Makan sambil tiduran tidak hanya dianggap tidak sopan dalam budaya Jawa, tetapi juga dapat mengganggu proses pencernaan, sehingga larangan ini sarat dengan pesan kesehatan dan kesantunan.
2. Jangan Bangun Kesiangan, Nanti Rezekinya Dipatok Ayam
Melalui larangan ini, orang tua zaman dahulu ingin menanamkan kedisiplinan dan kebiasaan bangun pagi pada anak-anak mereka. Dalam masyarakat agraris, bangun lebih awal memberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, yang diibaratkan dengan lebih banyak peluang mendapatkan rezeki.
7. Jangan Jongkok atau Duduk di Tengah Pintu, Nanti Jodohnya Sulit
Duduk di tengah pintu dianggap tidak beretika karena menghalangi orang yang hendak keluar masuk. Pantangan ini juga mendidik anak perempuan untuk selalu menjaga tata krama agar kelak menjadi pribadi yang tahu batasan dan sopan santun.
8. Kalau Menyapu Tidak Bersih, Nanti Suaminya Brewokan
Larangan ini mendorong anak perempuan untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan, seperti menyapu dengan bersih. Selain itu, pantangan ini mempersiapkan anak-anak agar kelak menjadi orang dewasa yang peduli pada kerapian dan tanggung jawab rumah tangga.
9. Jangan Mainin Beras, Nanti Tangannya Sakit
Beras merupakan bahan makanan pokok yang harus dihormati. Pantangan ini mengingatkan anak-anak agar tidak menjadikan beras sebagai mainan, sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan makanan agar terhindar dari kontaminasi yang dapat menyebabkan penyakit.
10. Jangan Keluar Rumah Waktu Magrib, Nanti Diculik Setan
Larangan ini memiliki makna perlindungan, terutama bagi anak-anak. Menjelang magrib, kondisi pencahayaan di luar rumah mulai redup, sehingga potensi bahaya lebih besar. Pantangan ini mengajarkan kewaspadaan dan pentingnya menjaga keselamatan dengan berada di rumah pada waktu tertentu.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
